Perawatan Nyeri Sendi Tanpa Harus Operasi

Perawatan Nyeri Sendi Tanpa Harus Operasi

Ilustrasi nyeri sendi--Foto: ist

BABELPOS.ID - Nyeri sendi merupakan masalah meluas yang memengaruhi orang dari segala usia dan meskipun operasi sering dianggap sebagai pilihan terakhir untuk nyeri sendi kronis, ada beberapa perawatan non-bedah yang efektif yang tersedia saat ini.

Ditulis laman Hindustan Times, Jumat (4/4), ahli Bedah Ortopedi dan Spesialis Cedera Olahraga Dr Abhishek Vaish di Rumah Sakit Indraprastha Apollo dan Klinik Healing Touch di Okhla, New Delhi, menyarankan beberapa perawatan non-bedah terbaru dan paling efektif untuk nyeri sendi.

Salah satu perkembangan paling menjanjikan dalam perawatan ortopedi adalah pengobatan regeneratif yang memanfaatkan potensi penyembuhan tubuh untuk memperbaiki jaringan yang rusak.

Pengobatan ini terdiri dari Terapi Plasma Kaya Trombosit (PRP) yang dilakukan dengan mengambil sedikit darah pasien, mengolahnya untuk mengonsentrasikan trombosit dan menyuntikkannya ke sendi yang terkena, serta Terapi Sel Punca dari sumsum tulang atau jaringan lemak dapat berdiferensiasi menjadi sel tulang rawan dan sel tulang yang membantu regenerasi struktur sendi yang rusak.

BACA JUGA:Jangan Main Hp Sebelum Tidur, Ini Dampaknya

BACA JUGA:Sepatu Adidas Keren Ini Terinspirasi Pulau Sumatra

Vaish mengatakan pengobatan nyeri sendi lainnya adalah injeksi asam hialuronat melibatkan penyuntikan zat seperti gel yang menyerupai cairan pelumas alami sendi, mengurangi gesekan dan rasa sakit sekaligus meningkatkan mobilitas.

Ketiga, bagi pasien yang menderita nyeri sendi kronis, ablasi frekuensi radio (RFA) merupakan prosedur minimal invasif yang dapat memberikan kelegaan jangka panjang. Teknik ini melibatkan penggunaan panas yang dihasilkan oleh gelombang radio untuk menonaktifkan saraf yang bertanggung jawab dalam mengirimkan sinyal nyeri.

RFA menawarkan kelegaan pada osteoarthritis lutur dan nyeri sendi tulang belakang selama beberapa bulan hingga tahunan.

Perawatan non invasif lain bisa menggunakan gelombang kejut untuk merangsang penyembuhan sendi dan tendon yang nyeri. Teknik ini telah menunjukkan hasil yang menjanjikan untuk kondisi seperti tendinitis, plantar fasciitis, bahkan osteoartritis tahap awal, kata Vaish.

BACA JUGA:6 Langkah Jaga Kesehatan Jantung

BACA JUGA:Dampak Minuman Manis Pada Jantung

Vaish mengatakan kemajuan pengobatan biologis mengubah manajemen nyeri sendi yang dapat mengurangi peradangan dengan terapi antibodi monoklonal dan inhbitor sitokin. Biasanya digunakan untuk terapi osteoarthritis dan artritis reumatoid.

Fisioterapi dengan robot dan komputerisasi juga bisa memastikan kesembuhan pasien lebih optimal dengan berbasis AI membantu individu menjaga kesehatan sendi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: antara