MIND ID Sosialisasi MediaMIND 2025 di Bangka Belitung: Potensi Tambang, Menggerakkan Perekonomian

--
Dikatakan Satya, Grup MIND ID memiliki berbagai program strategis proyek hilirisasi, program keberlanjutan dan program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) sehingga dapat diolah untuk menghasilkan karya jurnalistik yang informatif, edukatif, sekaligus berdampak dan menggugah bagi masyarakat.
“Kami harap MediaMIND bisa menjadi sarana yang baik untuk menghadirkan karya-karya jurnalistik yang berdampak positif khususnya guna meningkatkan literasi publik dan nilai tambah dari sektor pertambangan nasional,” harap Satya.
BACA JUGA:KKN Mahasiswa Pertiba di Basel Berakhir
Sementara itu, Department Head of Corporate Communication PT Timah Tbk Anggi Siahaan merasa bersyukur sosialisasi MediaMIND 2025 hadir di Provinsi Bangka Belitung khususnya di Kota Pangkalpinang.
"MediaMIND 2025 merupakan ajang yang sangat positif untuk mahasiswa dan jurnalis di Bangka Belitung, agar karya-karyanya nanti bisa di apresiasi di tingkat nasional," kata Anggi.
Ia menilai MediaMIND bukan hanya ajang kompetisi, tetapi pesta tahunan karya jurnalistik.
BACA JUGA:Gubernur Hidayat Apresiasi Kunker Kepala BIN, Perkuat Sinergi Menjaga Stabilitas Daerah
“MediaMIND ini acara holding yang sudah berjalan beberapa tahun lalu, kita apresiasi dan menyambut positif kegiatan ini.
Mereka datang ke sini untuk mensosialisasikan dan berharap kedepan teman jurnalis dan mahasiswa bisa ikut serta membuat karya jurnalistik dan harapan ada pemenang dari Bangka Belitung,” kata Anggi.
Untuk itu, Anggi juga mengajak seluruh para mahasiswa dan rekan jurnalis agar memanfaatkan kesempatan ini untuk menyampaikan ide dan gagasan kreatif dalam bentuk tulisan jurnalistik.
BACA JUGA:Polda Babel Gagalkan Penyalahgunaan 24 Ton Pupuk Subsidi dari Lampung
"MediaMIND diharapkan menjadi ruang inspiratif untuk menampilkan potensi Bangka Belitung dalam sektor pertambangan, hilirisasi, dan industrialisasi berbasis sumber daya alam," harapnya.
Dalam kesempatan ini, Anggi juga menyampaikan sejarah PT Timah yang dimulai dari perusahaan-perusahaan tambang timah era kolonial Belanda, seperti Banka Tin Winning Bedrijf (BTW) dan Gemeenschappelijke Mijnbouw Maatschappij Billiton (GMB).
BACA JUGA:Polda Babel Gagalkan Penyalahgunaan 24 Ton Pupuk Subsidi dari Lampung
Setelah kemerdekaan, dijelaskannya, perusahaan-perusahaan ini dilebur menjadi perusahaan negara, kemudian pada 1976 menjadi PT Tambang Timah (Persero).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: