Ketagihan Game Domino, ABG di Air Itam Nekat Maling

Ketagihan Game Domino, ABG di Air Itam Nekat Maling

--

PANGKALPINANG, BABELPOS.ID - Gegara ketagihan game higgs domino, seorang anak baru gede berinisial  FZ (14) nekat membobol sebuah Rumah Makan Padang milik korban Refianto di kawasan Kelurahan Air Itam Kecamatan Bukit Intan Kota Pangkalpinang. 

Atas ulahnya itu, kini pelaku yang masih merupakan warga Air Itam tersebut harus mendekam di balik jeruji besi Polresta Pangkalpinang. 

Awalnya, pelaku ditangkap personel Polsek Bukit Intan yang selanjutnya diserahkan kepada Tim 1 dan Tim 2 Jatanras Polresta Pangkalpinang pada Selasa (2/5/2023) sekira pukul 13.30 WIB. 

Menurut Kasat Reskrim Polresta Pangkalpinang, Kompol Evry Susanto, peristiwa pencurian tersebut terjadi pada 1 Maret 2023 lalu sekira pukul 22.00 WIB. 

"Pelaku ini tidak sendiri saat beraksi, dia dibantu oleh dua rekan lainnya yang berinisial NN dan TL, yang mana saat ini sudah ditetapkan sebagai daftar pencarian orang (DPO)," ungkap Evry kepada Babel Pos, Minggu (7/5/2023). 

Evry menerangkan, pelaku FZ bersama dua rekannya yang masih DPO berisial NN dan TL melakukan aksinya dengan cara memanjat tembok belakang warung padang tersebut.

Selanjutnya pelaku TL langsung merusak pintu slot menggunakan  linggis yang berada di belakang warung tersebut. Lalu para pelaku masuk ke dalam ruangan makan, kemudian mengambil tabung gas elpiji 3 kilogram sebanyak 7 unit, beras 50 kilogram dan kotak amal yang berisi uang tunai Rp250 ribu.

Akibat kejadian tersebut, katanya, korban mengalami kerugian hingga Rp5 juta. 

"Saat diinterogasi, pelaku FZ mengakui perbuatannya, yang mana usai berhasil mencuri, 7 buah tabung  gas 3 kilogram itu dijual di toko di kawasan Air Itam seharga Rp980 ribu," beber Evry. 

Sementara uang hasil penjualan barang curian, lanjut Evry, digunakan pelaku untuk membeli chip higgs domino dan kebutuhan sehari-hari. 

"Jadi para pelaku ini mencuri gara-gara ketagihan main slot higgs Domino. Saat ini pelaku dan barang bukti sudah diamankan di Polresta Pangkalpinang guna proses penyidikan lebih lanjut," tandas perwira melati satu ini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: