Polres Basel ,polres Bangka Selatan,satreskrim polres Basel,
BABELPOS.ID, TOBOALI - Kepolisian Resort (Polres) Bangka Selatan (Basel) berhasil menangkap sekaligus mengamankan seorang pemilik tambang sekaligus peralatan penambangan beserta sebuah alat berat berjenis exsavator diduga ilegal di wilayah Desa Keposang, Kecamatan Toboali.
BACA JUGA:Pemuda Gabek Nekat Curi HP Tetangga Demi Beli Sabu, Miras dan Judol
Kasat Reskrim AKP Raja Taufik Ikrar Buntani mengatakan, pengungkapan tersebut dilakukan setelah adanya laporan masyarakat mengenai aktivitas tambang tanpa izin yang dilakukan secara terang-terangan pada siang hari.
"Penggerebekan dilakukan pada Sabtu, (24/08) sekitar pukul 14.00 WIB oleh Tipidsus bersama personel Unit II Satreskrim Polres Basel," ungkapnya, Jum'at (29/08).
BACA JUGA:PT Timah Dukung Pembangunan Pujasera di Desa Bencah, Gairahkan Ekonomi Lokal
Dalam penangkapan di lokasi, anggota menemukan aktivitas tambang jenis darat sedang berlangsung dengan menggunakan dua unit mesin diesel dan juga satu unit excavator.
Para pekerja yang berada di lokasi tambang mengakui bahwa kegiatan tersebut tidak memiliki izin usaha pertambangan (IUP) maupun izin resmi lainnya sebagaimana diatur dalam Pasal 158 UU Nomor 3 Tahun 2020 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara.
BACA JUGA:Bahas Isu Aktual, Imigrasi Pangkalpinang Gelar Rakor TIMPORA di Kabupaten Bangka Selatan
"Saat penangkapan para petugas mendapati dua unit peralatan tambang berupa mesin diesel merk Wujin 26 dan mesin air merk Yasuka 24 Pk, serta satu unit excavator merk Hitachi warna oranye.
Seluruh alat berat tersebut langsung diamankan dan langsung di bawa ke Mapolres sebagai barang bukti," terangnya.
BACA JUGA:Kapolda Babel Imbau Pendukung Paslon Pilkada Tak Euforia
Dijelaskannya, tambang tersebut ternyata milik warga Toboali NM.
Namun, saat akan akan di amankan ternyata NM tidak berada di kediamannya. Setelah melakukan penyelidikan, pada Rabu, (27/08) sekitar pukul 17.00 WIB, petugas menerima informasi mengenai keberadaan NM di Desa Delas, Kecamatan Airgegas, dan langsung di lakukan penangkapan terhadap NM.