HNSI Gelar Bukber Bersama Forkominda di Sungailiat

HNSI Gelar Bukber Bersama Forkominda di Sungailiat

HNSI Gelar Bukber Bersama Forkominda di Sungailiat, Santuni Anak Yatim dan Sematkan Jaket Penghormatan ke Danlanal Babel--

//Santuni Anak Yatim dan Sematkan Jaket Penghormatan ke Danlanal Babel

BABELPOS.ID, SUNGAILIAT – DPD Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Bangka Belitung dan DPC HNSI Bangka menggelar buka puasa bersama (bukber) serta santunan anak yatim piatu dalam rangka kegiatan Gema Ramadhan, di Masjid Al Falah Lingkungan Nelayan 2, Sungailiat, Kabupaten Bangka.

 BACA JUGA:Tiga Warga Rajik Diamankan Satnarkoba Polres Basel, Satu Tersangka Mantan Residivis

Kegiatan ini dihadiri oleh Danlanal Bangka Belitung, Danlanal Bangka Belitung Kolonel Marinir Yulindo,Bupati Bangka, H Fery Insani dan Kapolres Bangka, AKBP Deddy Dwitiya Putra serta unsur Masyarakat Pesisir Kabupaten Bangka.

Dalam momen tersebut, Ketua DPD HNSI Bangka Belitung, Ridwan, menyematkan jaket penghormatan kepada Danlanal Kepulauan Bangka Belitung yang juga menjabat sebagai Ketua Dewan Pembina HNSI Babel.

Ridwan menyampaikan bahwa daerah pesisir Bangka Belitung rentan terhadap kegiatan ilegal, seperti pertambangan ilegal, penebangan liar, dan penangkapan ikan ilegal. Terutama masalah pertambangan yang seringkali memicu konflik antara nelayan dan penambang.

 BACA JUGA:PT Timah Resmikan Pusat Layanan Koperasi dan UMKM di Pulau Kundur

"Konflik yang terjadi antara nelayan dan penambang sangat luar biasa.

Dengan hadirnya Danlanal Bangka Belitung selaku Ketua Dewan Pembina HNSI Bangka Belitung, diharapkan dapat memberikan pencerahan dan menengahi konflik yang terjadi, serta menjadi barometer penyelesaian permasalahan di wilayah pesisir," ujar Ridwan.

Ia juga berharap, semua pihak senantiasa berada dalam keberkahan Ramadhan serta terus menjaga kelestarian dan rasa damai di kalangan masyarakat nelayan.

 BACA JUGA:Polresta dan Jasa Raharja Babel Bagikan Takjil di Simpang 7 Pangkalpinang

Sementara itu, Danlanal Bangka Belitung Kolonel Marinir Yulindo dalam sambutannya menyatakan bahwa nelayan merupakan mata dan telinga Lanal Babel sebagai mitra strategis di lapangan.

Menurutnya, nelayan memiliki peran penting dalam memberikan informasi terkait segala kejadian yang terjadi di wilayah pesisir Bangka Belitung. 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait