Ribuan Warga Belitung Jadi Korban Investasi RisetCar, Kerugian Diduga Capai Miliaran Rupiah

Ribuan Warga Belitung Jadi Korban Investasi RisetCar, Kerugian Diduga Capai Miliaran Rupiah

--

Ia menuturkan, berdasarkan informasi di grup WhatsApp, terlapor berinisial EA disebut-sebut memiliki jaringan anggota hingga 6.000 orang dengan perputaran uang mencapai Rp24 juta per hari.

“Coba lihat ini, ada bukti screenshot dari grup WA RisetCar. Di situ terlihat jelas bahwa Elfa (EA) bekerja sama dengan seorang konsultan bernama Mis Molly,” jelas Melati sambil menunjukkan bukti percakapan kepada wartawan Belitong Ekspres.

Pengakuan EA: Korban Ribuan, Terbanyak di Pulau Jawa

Menanggapi kabar tersebut, EA yang dikenal sebagai seorang oknum guru di Belitung tidak membantah. Ia justru mengakui bahwa jumlah korban memang mencapai ribuan orang. Namun, menurutnya, mayoritas korban berada di Pulau Jawa.

BACA JUGA:Lapas Narkotika Pangkalpinang Gelar Pilkada Ulang Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Pangkalpinang

“Di Belitung sekitar 2.000 orang, sementara di Jawa lebih banyak lagi, bisa sampai 3.000 orang. Kalau di bawah saya pribadi, jumlah member hanya sekitar 10 orang,” kata EA saat dikonfirmasi langsung.

Polisi Masih Lakukan Penyelidikan

Sementara itu, pihak kepolisian melalui Kasatreskrim Polres Belitung, AKP I Made Yudha Suwikarma, menyampaikan bahwa pihaknya masih melakukan pendalaman. Menurutnya, skala kasus ini cukup besar sehingga membutuhkan waktu untuk proses pemanggilan saksi maupun korban.

“Untuk sekarang masih tahap penyelidikan dan pemanggilan. Karena jumlah korban sangat banyak, tentu butuh waktu. Nanti akan kita sampaikan perkembangan selanjutnya,” ujar Kasatreskrim.

Masyarakat Diminta Waspada

Kasus investasi RisetCar di Belitung menjadi alarm keras bagi masyarakat untuk lebih waspada terhadap penawaran investasi digital dengan skema yang tidak jelas. Dengan iming-iming keuntungan besar dalam waktu singkat, banyak orang tergiur tanpa menyadari risiko kerugian di baliknya.

Apabila benar jumlah korban mencapai ribuan dengan total kerugian miliaran rupiah, maka kasus ini bisa menjadi salah satu skandal investasi bodong terbesar yang pernah terjadi di Belitung.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: