36 Pejabat Pemkot Pangkalpinang Dilantik, Wali Kota Minta OPD Cepat Tanggap

36 Pejabat Pemkot Pangkalpinang Dilantik, Wali Kota Minta OPD Cepat Tanggap

\"\" PANGKALPINANG - Rotasi atau mutasi jabatan dilakukan oleh Wali Kota Pangkalpinang, Senin (1/11) siang. Sebanyak 36 pejabat pimpinan tinggi pratama, pejabat administrasi dan pengawas lingkungan di lingkungan Pemkot Pangkalpinang diambil sumpahnya untuk menjalankan roda pemerintahan di Pemkot Pangkalpinang. Wali Kota Pangkalpinang, Maulan Aklil mengatakan mutasi ini merupakan hal yang biasa sekaligus penyegaran di lingkungan Pemkot Pangkalpinang. Dari sini nantinya ada energi baru yang akan mendongkrak pendapatan Pemkot Pangkalpinang yang sedang mengalami defisit. \"Hari ini kita melaksanakan hal yang biasa saja penyegaran di Kota Pangkalpinang. Untuk menimbulkan energi baru dalam membangun Kota Pangkalpinang jauh lebih baik lagi,\" jelasnya. Ditambahkannya, dia juga melakukan rotasi ini untuk memotivasi para pegawai di OPD Pemkot Pangkalpinang. Mereka diminta juga untuk berjuang mencari dana pusat untuk dibawa ke Pemkot Pangkalpinang. Diharapkan kinerja mereka dapat maksimal sehingga dapat menutup defisit atau kekurangan anggaran. \"Kita harus kerja keras di tahun 2023 nanti, maksimalkan kinerja. Tahun depan kondisi secara nasional semua menurun. Tidak ada alokasi kegiatan yang bisa dilaksanakan di kita,\" ungkapnya. Molenm, sapaan Wali Kota, juga menyampaikan selamat kepada yang baru dilantik dan akan bertugas di tempat yang baru. Mereka diminta untuk bekerja keras dan mengejar pemasukan atau anggaran dari pusat. \"Kita harus kerja keras apa yang bisa kita kejar di pusat yang bisa dilakukan di Kota Pangkalpinang. Kita harus kejar alokasi khusus untuk Kota Pangkalpinang ini. Selamat bertugas di tempat baru,\" tutupnya. Lebih jauh, dia meminta para pejabat untuk sering turun ke lapangan, cepat tanggap dalam memberikan pelayanan dan aduan masyarakat. Jangan pernah dibiarkan aduan tersebut walau hal kecil. \"Seperti masalah tambang timah ilegal ini sudah banyak pengaduan yang masuk ke kita. Insya Allah secepatnya akan turun langsung bersama dinas terkait,\" jelas Molen. Selain itu, Molen juga menyampaikan terkait dengan permasalahan sampah rumah tangga di lingkungan masyarakat. Menurut dia, soal ini jangan menunggu terlalu lama karena banyak sekali laporan dari masyarakat yang sudah masuk untuk ditindaklanjuti dan diselesaikan. \"Untuk Camat dan Lurah agar segera tanggap dan jangan menunggu terkait itu. Jangan sampai masalah itu berlarut-larut kasihan masyarakat kita kalau masalah seperti ini tidak diselesaikan,\" ujarnya. Lanjutnya, permasalahan yang lebih penting kata Molen terkait dengan penyakit-penyakit masyarakat terutama yang membutuhkan bantuan agar segera mungkin untuk ditanggap. \"Mari kita bantu sebisa kita. Masyarakat yang butuh bantuan segera mungkin kita upayakan untuk kepentingan mereka,\" tuturnya. (tob)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: