Respon SPBU Parit Padang Soal Tudingan BBM Pertamina Dex Bercampur Air

Respon SPBU Parit Padang Soal Tudingan BBM Pertamina Dex Bercampur Air

Kemas Ahmad Tajuddin --Foto: Yudi

BABELPOS.ID, SUNGAILIAT – Manajemen SPBU Parit Padang secara tegas membantah pemberitaan yang menyebutkan produk BBM jenis Pertamina Dex di SPBU mereka mengandung campuran air. Tudingan tersebut dinilai tidak sesuai fakta dan berpotensi menimbulkan konsekuensi hukum bagi pihak yang menyebarkannya.

​Kemas Akhmad Tajuddin, Kuasa Hukum Pemilik SPBU Parit Padang dari Kantor Hukum Nanusa, menyatakan bahwa informasi yang dipublikasikan oleh pemilik mobil Fortuner atas nama Suryadi alias Sur merupakan klaim sepihak yang merugikan kliennya secara materiil maupun immateriil.

​Tajuddin menjelaskan bahwa seluruh BBM yang dipasarkan telah melalui prosedur pengecekan kualitas yang ketat, baik sebelum maupun sesudah proses pembongkaran dari mobil tangki ke tangki timbun.

​"Hasil pengecekan menunjukkan Pertamina Dex tersebut tidak ada masalah. Apalagi SPBU ini telah ditetapkan sebagai SPBU Siaga, yang diwajibkan memberikan layanan prima terutama pada masa puncak permintaan atau hari libur nasional," ujar Tajuddin kepada wartawan, Selasa (6/1/2026).

BACA JUGA:Penjelasan PLN Babel atas Insiden Padam Listrik di SPBU Paritpadang Saat Antrian Panjang BBM

BACA JUGA:BBM Langka, Antrian Mengular di SPBU di Babel, Kata Pertamina Aman dan Lancar

​Berdasarkan data operasional, jelas Tajuddin, pihak SPBU menemukan adanya kejanggalan dalam komplain yang diajukan oleh Suryadi. Pelapor mengisi BBM pada 24 Desember 2025 pukul 20.30 WIB sebanyak 32,67 liter (Rp500.000). Komplain baru disampaikan keesokan harinya, 25 Desember 2025 pukul 07.00 WIB.

​Namun pada hari yang sama saat komplain diajukan (25/12), terdapat 26 kendaraan lain yang mengisi Pertamina Dex di SPBU tersebut dengan total volume 946 liter. Dan tidak ada satu pun dari 26 kendaraan tersebut yang melaporkan kendala atau komplain serupa.

​"Sangat janggal jika hanya satu kendaraan yang mengeluh mengandung air, sementara puluhan kendaraan lain yang mengisi jenis BBM yang sama di tempat yang sama aman-aman saja," tambahnya.

​Pihak manajemen SPBU Parit Padang, yang diwakili oleh Manajer Ririn, telah memenuhi undangan klarifikasi dari penyidik Polres Bangka pada Senin (5/1/2026) untuk memberikan keterangan resmi.

​Tajuddin menegaskan bahwa pihaknya mendukung penuh langkah Kepolisian Resor Bangka untuk mengusut tuntas perkara ini agar kebenaran dapat terungkap secara terang benderang.

BACA JUGA:Ombudsman Babel Minta PLN Usut Tuntas Insiden Gardu Dimatikan Saat Antrian BBM di SPBU Paritpadang

BACA JUGA:BBM Langka di Pulau Bangka, Sudah Antri Sejak Sore, Ehh.. SPBU Malah Tutup, Panas!

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: