Respon Pertamina Soal DPRD Babel Usul Tambah Depo di Babel
--
BABELPOS.ID, PANGKALPINANG - Sales Branch Manager Depo Pertamina Pangkalbalam, Satria Wibowo Wicaksono merespon salah satu opsi yang diajukan oleh DPRD Bangka Belitung yang meminta adanya penambahan depo Pertamina di Bangka Belitung.
"Ya benar memang ada opsi dari Bangka Belitung untuk meminta adanya tambahan pembangunan depo Pertamina baru termasuk untuk depot elpiji di Babel yang nantinya digunakan salah satunya untuk memback-up Depo yang sudah ada di Pangkalbalam dan Belitung," ujar Wicaksono, Selasa (03/02/2026).
Namun Wicaksono memastikan bahwa langkah penambahan depo ini adalah untuk masa jangka panjang, karena membutuhkan evaluasi dan investasi.
"Perihal semacam ini kami di BUMN pun, tentunya banyak aturan yang harus dilalui. Karena untuk melaksanakan rencana pembangunan semacam nampaknya perlu waktu 2 -3 tahun.
Hanya saja kita akan tetap melakukan optimalisasi depo yang ada seperti di Pangkalbalam, Tanjung Pandan dan Belinyu untuk BBM.
Bahkan kalaupun nanti ke depan dilakukan penambahan seperti di Belinyu, maka itu pun bisa saja untuk persiapan suplay kapalnya, karena storagenya tetap, tapi kalau misalnya kapal itu bisa kita tambah maka otomatis security suplaynya juga pasti lebih aman," jelas Wicaksono.
BACA JUGA:2 Siswa SMAN 1 Manggar Harumkan Bangka Belitung di Ajang Duta Siswa Indonesia 2026
Sebelumnya, Ketua DPRD Bangka Belitung, Didit Srigusjaya juga memberikan penekanan bahwa DPRD Bangka Belitung tidak hanya menuntut janji dari PT Pertamina Patra Niaga untuk memastikan stok elpiji 3 kilogram khususnya di seluruh wilayah Bangka Belitung aman selama bulan suci Ramadan dan Lebaran Idul Fitri 1447 H aman tekendali.
Apalagi Pertamina juga sudah berjanji bahwa mulai 5 Februari 2026 gas elpiji 3 kilogram sudah normal kembali dan tidak ada lagi kelangkaan di seluruh Bangka Belitung seperti yang sepekan terakhir dikeluhkan masyarakat.
BACA JUGA:Bangka Barat Tingkatkan Layanan Rumah Singgah Pasien Rujukan
Didit juga mengingatkan agar pendistribusiannya gas elpiji ke depan harus tepat sasaran.
Untuk itu ke depan hal ini juga akan melibatkan tim pengawasan terpadu untuk mengawasi daripada penyaluran gas elpiji 3 kilogram agar tepat sasaran dalam hal ini juga akan melibatkan pihak eksekutif hingga Aparat Penegak Hukum ( APH) seperti Polda Babel maupun Polres dan Kejaksaaan.
BACA JUGA:Satpolairud Bangka Awasi Aktivitas Wisatawan di Pantai
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
