Selain itu, siswa diajak untuk aktif dalam berbagai kegiatan positif, memperluas pergaulan yang sehat, serta menjaga komitmen menjauhi segala bentuk penyalahgunaan narkoba demi menjaga kesehatan dan masa depan mereka.
BACA JUGA:Hasil Tambang Ilegal Lubuk Besar Rp 8 Miliar, Terdakwa Iguswan Belum Kembalikan Kerugian Negara
Hendra Amoer berharap sinergi antara BNNK Basel dan pihak sekolah terus diperkuat melalui implementasi Program IKAN (Integrasi Kurikulum Anti Narkoba).
Program tersebut diharapkan dapat dioptimalkan dalam proses pembelajaran melalui lima mata pelajaran, yakni Biologi, Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan (PJOK), Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn), Pendidikan Agama, serta Kimia.
"Kolaborasi ini menjadi langkah strategis untuk membentuk ketahanan diri remaja sejak dini.
Kami berharap sekolah dapat terus mengoptimalkan Program IKAN sehingga pendidikan antinarkoba tidak hanya hadir melalui sosialisasi, tetapi juga terintegrasi dalam proses belajar mengajar," pungkasnya
BACA JUGA:Antrean Panjang di SPBU, Pemuda Muhammadiyah Bangka Tengah Minta Solusi Nyata dan Transparansi
BACA JUGA:Hasil Tambang Ilegal Lubuk Besar Rp 8 Miliar, Terdakwa Iguswan Belum Kembalikan Kerugian Negara
BACA JUGA:Honda Babel Tanam 500 Mangrove di Belitung, Perkuat Kolaborasi Jaga Pesisir untuk Generasi Mendatang