BNN Basel Berikan Sosialisasi di MPLS SMA YPK Toboali
--
//Tanamkan Ketahanan Diri Siswa Lewat Program ANANDA Bersinar
BABELPOS.ID, TOBOALI — Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Bangka Selatan (Basel) terus memperkuat upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba di kalangan pelajar.
Melalui Program ANANDA Bersinar, Tim Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) BNNK Basel memberikan edukasi Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) kepada peserta Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMA YPK Toboali, Senin (13/07).
BACA JUGA:Argentina Vs Inggris, Kesempatan Sekali Seumur Hidup Nico O'Reilly Hadapi Messi
Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB itu dipandu oleh Tim KIE BNNK Basel yang terdiri dari Navy Christy Purba, S.Sos dan Amelia Meda Septira, S.K.M. Edukasi diberikan sebagai bagian dari komitmen membangun ketahanan diri pelajar sejak dini agar mampu terhindar dari penyalahgunaan narkoba.
Kepala BNNK Basel , Hendra Amoer mengatakan Program ANANDA Bersinar menjadi salah satu langkah nyata BNN dalam menciptakan generasi muda yang sehat, tangguh, dan bebas dari penyalahgunaan narkoba melalui pendekatan edukatif, kolaboratif, dan humanis.
BACA JUGA:6 Manfaat Stroberi Bagi Tubuh, dari Jantung hingga Kanker
"Melalui kegiatan ini kami ingin membekali para siswa dengan pengetahuan yang benar mengenai bahaya narkoba sekaligus memperkuat ketahanan diri mereka agar berani mengatakan tidak terhadap segala bentuk penyalahgunaan narkoba," ucapnya.
Dalam kegiatan tersebut, para siswa mendapatkan materi mengenai pengertian narkoba, berbagai jenis narkoba, dampak penyalahgunaan terhadap kesehatan, mekanisme rehabilitasi bagi korban penyalahgunaan narkoba, hingga cara membangun ketahanan diri agar mampu menolak ajakan menggunakan narkoba.
BACA JUGA:Argentina Vs Inggris Bagi Messi Sangat Spesial
Menurut Hendra Amoer, para peserta mengikuti penyampaian materi dengan penuh perhatian. Bahkan, siswa-siswi terlihat antusias saat sesi diskusi dan tanya jawab berlangsung dengan mampu menjawab berbagai pertanyaan yang diberikan oleh narasumber.
Selain mengingatkan bahaya narkoba, Tim KIE BNNK Bangka Selatan juga memberikan edukasi mengenai bahaya zat adiktif lainnya seperti rokok dan lem aibon yang kerap menjadi pintu masuk penyalahgunaan zat berbahaya di kalangan remaja.
"Kami mengimbau agar para pelajar tidak pernah mencoba zat adiktif seperti rokok maupun lem aibon karena dapat menjadi awal munculnya perilaku penyalahgunaan narkoba," tutur Hendra Amoer.
BACA JUGA:Kelas Beasiswa PT TIMAH Buka Jalan Puluhan Pelajar Berprestasi Menggapai Cita
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
