"Adapun onsep pendidikan yang diterapkan berbasis asrama atau boarding school.
Dengan demikian, seluruh aktivitas pendidikan dan pembinaan peserta didik dilakukan dalam satu lingkungan yang terintegrasi.
Adapun program Sekolah Rakyat merupakan kebijakan pemerintah pusat untuk memutus rantai kemiskinan," imbuhnya.
Nasrullah menjelaskan, sasaran utama program ini adalah anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem, termasuk penerima bantuan sosial seperti program keluarga harapan (PKH) dan bantuan pangan non tunai (BPNT).
BACA JUGA:Cukup 15 Sampai 20 Menit, Olahraga Intens Bantu Cegah Penyakit Kronis
"Selain itu, anak-anak putus sekolah juga menjadi prioritas untuk mendapatkan akses pendidikan melalui program ini.
Sekolah Rakyat tersebut akan menerapkan sistem pendidikan berjenjang dalam satu lokasi.
Mulai dari tingkat SD, SMP hingga SMA akan berada dalam satu kawasan terpadu," jelasnya.
BACA JUGA:Ditreskrimsus Polda Babel dan BPKH Temukan Tambang Ilegal di Kawasan HP Air Gegas
Ia menegaskan, seluruh biaya pendidikan hingga kebutuhan dari peserta didik akan ditanggung oleh pemerintah pusat melalui Kementerian Sosial.
Semua jenjang pendidikan akan ada dalam satu lokasi dan seluruh biaya, termasuk fasilitas dan kebutuhan untuk siswa, akan ditanggung pemerintah.
BACA JUGA:PT Timah Perkuat Ekonomi Lokal Melalui Peternakan Ayam Kampung di Kabupaten Karimun
Pembiayaan ini masih dari Kementerian Sosial, mudah-mudahan bisa dilakukan pada bulan April ini, sehingga pembangunan dapat segera dilakukan.
Ia juga berharap survei tersebut dapat dilakukan dalam waktu dekat agar proses pembangunan bisa segera berjalan.
Setelah survei, pemerintah daerah akan membentuk tim lintas instansi untuk mempercepat tahapan teknis.
BACA JUGA:Ditreskrimsus Polda Babel dan BPKH Temukan Tambang Ilegal di Kawasan HP Air Gegas