Pemkab Basel Kejar Potensi Kebocoran PAD, Reklame Mulai Diinventarisasi

Pemkab Basel Kejar Potensi Kebocoran PAD, Reklame Mulai Diinventarisasi

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Basel, Kartikasari--

BABELPOS.ID, TOBOALI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangka Selatan (Basel) mulai menginventarisasi seluruh reklame yang terpasang di berbagai wilayah sebagai langkah untuk mendata reklame berizin maupun yang belum memiliki izin. 

Pendataan tersebut dilakukan bertujuan untuk mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang berpotensi mengalami kebocoran, khususnya dari sektor penyelenggaraan reklame yang ada di wilayah Basel. 

BACA JUGA:DLH Bangka Masuk MPLS, Ajak Siswa Kelola Sampah Sejak Dini dan Rasakan Nilai Ekonomisnya

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Basel, Kartikasari, mengatakan hingga saat ini pemerintah daerah belum dapat menghitung besaran potensi kebocoran PAD karena jumlah reklame yang belum mengantongi izin masih dalam proses pendataan.

BACA JUGA:Jaga Suasana Hati Kamu dengan Cara Sederhana Ini

"Inventarisasi menjadi tahapan penting sebelum pemerintah mengambil langkah penertiban maupun menghitung potensi penerimaan daerah yang selama ini belum tergali secara maksimal.

Berdasarkan data yang kami miliki, reklame yang telah memiliki izin saat ini berjumlah 23 unit," ujarnya, Kamis (16/07). 

" Namun kami masih harus mengetahui berapa jumlah reklame yang belum memiliki izin agar dapat menghitung potensi PAD yang belum masuk,"imbuhnya. 

BACA JUGA:Lautaro Sudah Yakin Argentina Menang, Kane Kecewa Inggris Terlalu Bertahan

Dijelaskannya,  dari total 23 reklame yang telah mengantongi izin tersebut, dua unit berada di Kecamatan Airgegas dan 21 unit lainnya tersebar di Kecamatan Toboali, dengan  jenis billboard atau reklame papan yang mengajukan perizinan dalam kurun waktu 2013 hingga 2024.

"Dari data ini, nilai investasi penyelenggaraan reklame yang tercatat hingga tahun 2024 mencapai sekitar Rp1,7 miliar.

Angka investasi tersebut menunjukkan sektor usaha reklame di Basel memiliki potensi ekonomi yang cukup besar sehingga perlu dilakukan pengawasan secara berkelanjutan," jelasnya. 

BACA JUGA:Final Impian Spanyol Vs Argentina

"Pemerintah daerah ingin memastikan seluruh penyelenggara reklame mematuhi ketentuan perizinan yang berlaku sehingga seluruh aktivitas usaha dapat memberikan kontribusi terhadap pendapatan daerah.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait