Lautaro Sudah Yakin Argentina Menang, Kane Kecewa Inggris Terlalu Bertahan
Harry Kane dan Lionel Messi bersalaman usai laga yang dimenangkan Argentina. --Foto IST
BABELPOS.ID - Penyerang tim nasional Argentina, Lautaro Martinez, mengaku dirinya sudah memiliki keyakinan akan menjadi penentu kemenangan dalam laga semifinal Piala Dunia 2026 melawan Inggris yang berakhir dengan skor 2-1 di Stadion Mercedes-Benz, Atlanta, Amerika Serikat, Kamis WIB.
Sementara Kapten Inggris Harry Kane mengaku kecewa atas kegagalan ke final. Menurut Kane mereka bermain terlalu bertahan.
"Saya memimpikannya (gol itu), sungguh. Saya mengatakan kepada Alexis (Mac Allister) bahwa saya akan mencetak gol," kata Lautaro selepas pertandingan dilansir laman resmi FIFA.
"Saya juga mengatakan kepada Facu Medina di bangku cadangan bahwa saya akan masuk dan memenangkan pertandingan. Dan akhirnya kesempatan itu datang kepada saya," ujar dia menambahkan.
Lautaro yang baru masuk lapangan pada menit ke-81 menjadi pahlawan kemenangan Argentina ketika menanduk umpan silang Lionel Messi dua menit memasuki waktu tambahan babak kedua. Gol itu praktis menuntaskan kebangkitan Argentina yang sempat tertinggal dan berbalik menang atas Inggris untuk membawa sang juara bertahan melaju ke final Piala Dunia dua edisi beruntun.
Penyerang Inter Milan itu juga memuji gol penyama kedudukan yang dicetak Enzo Fernandez pada menit ke-85.
Menurutnya, gol tersebut menjadi titik balik kebangkitan Argentina setelah terus menekan Inggris pada fase akhir pertandingan.
"Enzo juga mencetak gol yang luar biasa. Sekarang setelah saya lebih tenang, saya bisa mengatakan bahwa tim ini terus menunjukkan karakter yang kami miliki," ujarnya.
BACA JUGA:Final Impian Spanyol Vs Argentina
BACA JUGA:Modal Pengalaman, Argentina akan Kendalikan Inggris
Lautaro juga menilai perubahan permainan Inggris turut membantu Argentina mengambil alih kendali pertandingan.
Menurutnya, skuad asuhan Thomas Tuchel mulai kehabisan tenaga setelah terus melakukan tekanan selama 60 menit.
"Mereka tidak punya tenaga lagi, lalu memilih bertahan lebih dalam. Itu membuat kami lebih tenang saat mengalirkan bola. Kami mampu melebarkan permainan dan pada akhirnya mencetak dua gol," ucapnya.
Pada partai puncak, Lionel Messi dan kolega akan menghadapi Spanyol yang lebih dulu mengalahkan Prancis dengan skor 2-0. Laga final dijadwalkan berlangsung di Stadion MetLife, New Jersey, pada Minggu (19/7) waktu setempat atau Senin (20/7) dini hari WIB.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
