"Terima kasih kepada para Bapak dan Ibu (relawan) yang sudah menemani anak-anak kami.
Alhamdulillah, anak-anak kami tambah semangat dan aktif lagi dengan adanya kegiatan ini (Employee Volunteering).
Kami mohon kepada Bapak dan Ibu supaya lanjut kegiatan ini ke depan, membantu kami guru-guru di sini," ucap Ernawati.
Sementara itu, Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo menegaskan bahwa kehadiran PLN di Aceh merupakan bentuk komitmen perusahaan untuk selalu berdiri bersama masyarakat, terutama di masa-masa sulit.
BACA JUGA:Ada Transformers One di Tasya Hot Spring Exo Park Bangka
BACA JUGA:7 Makanan Ini Dipercaya Membawa Keberuntungan Saat Tahun Baru
Menurutnya, tugas PLN bukan hanya memulihkan kembali kelistrikan Aceh yang sempat terdampak, namun juga mendorong pemulihan aktivitas masyarakat melalui berbagai program bantuan.
"Kami ingin hadir bukan hanya sebagai penyedia energi listrik, tetapi sebagai bagian dari keluarga besar masyarakat Aceh yang ikut merasakan duka mereka.
Melalui para relawan, kami ingin menyalurkan energi kebahagiaan dan harapan agar warga, terutama anak-anak, tidak merasa sendirian menghadapi masa sulit ini," ungkap Darmawan.
BACA JUGA:PLN Babel Siagakan Seluruh Unit, Amankan Kelistrikan Selama Natal & Tahun Baru
BACA JUGA:Xiaomi 17 Ultra Punya Lensa Telefoto 200MP, Harga Segini
Darmawan menjelaskan, fokus utama kegiatan tersebut adalah pemulihan psikososial atau trauma healing anak-anak melalui interaksi langsung dengan warga, permainan sederhana, serta berbagai aktivitas ringan yang bersifat edukatif.
"Anak-anak adalah masa depan.
Trauma yang mereka alami harus segera kita hapus dengan kasih sayang dan interaksi yang tulus.
Kami ingin memastikan bahwa meski sedang di pengungsian, mereka tetap bisa bermimpi dan tersenyum kembali," tambahnya.
BACA JUGA:Gubernur Hidayat Arsani Pastikan Kesiapan Libur Nataru di Pelabuhan Tanjung Kalian