Jelang Imlek, Puasa dan Lebaran, Bambang Patijaya Ingatkan Pertamina dan PLN Soal BBM, LPG & Listrik
Bambang Patijaya--Foto Lia
BABELPOS.ID, PANGKALPINANG - Ketua Komisi XII DPR RI, Bambang Patijaya mengingatkan PT Pertamina untuk menyiapkan pasokan BBM maupun elpiji yang cukup menjelang hari raya Imlek, Ramadan dan Idulfitri tahun 2026. Hal ini penting agar jangan sampai saat hari raya besar keagamaan ini, BBM dan LPG langka. Termasuk kepada PT PLN Persero diminta untuk siaga sehingga tidak ada pemadaman listrik.
"Kami putuskan untuk lebih mengawasi kinerja - kinerja perusahaan BUMN ini yang terkait menguasai hajat hidup orang banyak. Dan kami ingin juga memastikan kelangkaan elpiji 3 kg supaya jangan sampai berlarut larut khususnya juga di wilayah Bangka Belitung," tegas BPJ -sapaannya.
Menurut BPJ, Komisi XII DPR RI juga sudah memberikan ultimatum kepada General MOR II Sumbagsel kalau tidak bisa menyelesaikan tugasnya maka akan diganti.
"Saya juga bilang ke Dirut PT Pertamina agar GM - GM MOR yang tidak adaftif, responsif, tidak menunjukan effort di dalam menyelesaikan problem - problem suplay dan sebagainya terkait BBM dan elpiji, maka sebaiknya dievaluasi saja. Untuk itu kami Komisi XII DPR RI datang lengkap untuk memonitor hal- hal tersebut," ujarnya.
BACA JUGA: BPJ: Di AS, Thorcon tak Dikenali Lebih Jauh di Bidang PLTN, Hanya Sebagai Periset
BACA JUGA:DPD IMM Babel Pertanyakan Kesiapan PLTN ke Ketua Komisi XII DPR RI, Ini Jawaban BPJ
Terkait wacana untuk pembangunan Depot baru di Babel, BPJ mengakui hal tersebut sampai saat ini sedang dalam kajian lebih lanjut. Rencana ini juga menjadi perhatian Komisi XII di dalam rangka meningkatkan performa sistem dan kinerja Marketing Operation Region (MOR) Pertamina.
Ia juga mengaku sudah menerima informasi bahwa MOR II Sumbagsel memilki cadangan stok adalah paling rendah. Hal ini terkendala di tanki storage untuk menampung BBM dan produk - produk lainnya.
"Maka kita berbicara konteksnya tidak hanya Bangka Belitung tetapi juga 5 daerah yamg masuk dalam sub bagian MOR II, seperti Babel, Sumsel, Jambi, Bengkulu dan Lampung. Dan kita berharap ada tanki stok untuk regional ke depan yang dapat mendukung provinsi lainnya dan secara lokasi tidak hanya berkaitan dengan MOR II, tapi juga untuk menunjang suplay ke pulau lain termasuk Kalimantan. Ini bukan hanya persoalan serius tetapi memang sudah dibuat, dan tinggal nanti persoalan peraoalan hitungan teknisknya seperti apa," tambah politisi Golkar ini.
BACA JUGA:BPJ: Pembangunan PLTN Kewenangan Pusat
BACA JUGA:Penjelasan PLN Babel atas Insiden Padam Listrik di SPBU Paritpadang Saat Antrian Panjang BBM
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
