Alat Berat dan Tim SAR Dikerahkan Mencari Satu Penambang Tertimbun Longsor di Tambang Pondi
Pencarian lanjutan terhadap dua penambang yang masih tertimbun longsor tambang Pondi. --Foto Tri
BABELPOS.ID, PEMALI – Upaya pencarian terhadap satu penambang yang tertimbun longsor di Kecamatan Pemali, Kabupaten Bangka, terus diintensifkan hingga hari ini. Tim SAR Gabungan menerapkan strategi kombinasi antara pengerahan alat berat dan penyisiran manual untuk menemukan satu korban yang hingga kini belum ditemukan.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Pangkalpinang, Mikel Rachman Junika, menyampaikan bahwa hingga Selasa (3/2/2016) pukul 10.00 WIB, operasi SAR masih berlangsung dengan memfokuskan pencarian pada titik-titik krusial. Dalam proses ini, tim mengerahkan dua unit ekskavator untuk membongkar material tanah yang cukup tebal, sembari tetap melakukan penyisiran secara manual oleh personel di lapangan.
Mikel menegaskan bahwa perpaduan kedua metode ini dilakukan guna memaksimalkan pencarian di area yang luas maupun titik-titik yang membutuhkan ketelitian tinggi.
"Kita maksimalkan baik secara manual maupun menggunakan alat berat untuk segera menemukan korban," ujar Mikel dalam keterangannya.
Kondisi cuaca di lokasi yang terpantau cerah hari ini turut mendukung kelancaran operasional alat berat dan pergerakan personel dari berbagai instansi serta organisasi potensi SAR. Dengan dukungan cuaca yang bersahabat, tim berharap upaya pencarian hari ini dapat segera membuahkan hasil dan korban bisa segera dievakuasi.
Sebelumnya laka tambang di tambang Pondi terjadi pada Senin (2/2/2026) sore yang menewaskan tujuh penambang. Sebanyak enam penambang ditemukan dalam keadaan meninggal dunia, satu korban masih tertimbun.
BACA JUGA:Enam Sudah Ditemukan, Tersisa Satu Korban yang Masih Tertimbun di Tambang Pondi
BACA JUGA:Tambang Pondi di Pemali Timbun 7 Penambang, 3 Tewas, 4 Masih Dicari
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
