9.725 Dosis Vaksin di Bateng Kedaluwarsa, Stok Mulai Menipis

9.725 Dosis Vaksin di Bateng Kedaluwarsa, Stok Mulai Menipis

Mukhrim --

BABELPOS.ID, KOBA - Dinas Kesehatan Bangka Tengah (Bateng) menyatakan stok vaksin Covid-19 mulai menipis sejak beberapa hari terakhir. Bahkan, jumlah yang tersisa saat ini hanya 13 dosis saja.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kabupaten Bangka Tengah, Mukhrim mengatakan kondisi menipisnya stok vaksin itu terjadi dikarenakan banyak stok vaksin yang rusak dan kedaluwarsa, sehingga tidak bisa dipergunakan lagi.

BACA JUGA:Tren Kasus Positif Masih Tinggi, Binda Babel Tingatkan Capaian Vaksinasi

Ia mengatakan jumlah vaksin yang tersedia saat ini adalah vaksin jenis CoronaVac (Sinovac).

"Itupun akan segera kedaluwarsa pada tanggal 20 Oktober 2022 nanti," ungkap Mukhrim kepada babelpos.id pada Jumat (14/10/2022).

BACA JUGA:Dukung Target Status Endemi Tahun 2023, Binda Babel Terus Hadirkan Program Vaksinasi Bagi Masyarakat

Diketahui, berdasarkan pendataan yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan Bangka Tengah ada sebanyak 991 dosis vaksin dari berbagai jenis yang rusak dan jumlah yang kedaluwarsa justru lebih banyak yakni sekitar 9.725 dosis dengan rincian yang paling banyak adalah jenis Sinovac.

Dikatakan Mukhrim, kebanyakan vaksin tersebut sudah ada sejak tahun 2021 lalu dan saat itu masih banyak masyarakat yang menolak untuk divaksin.

"Sampai saat ini pun sebenarnya masih ada beberapa masyarakat yang menolak divaksin, maka dari itu banyak yang kedaluwarsa," terangnya.

BACA JUGA:Pemerintah Segera Siapkan Kebutuhan Vaksin bagi Masyarakat

Kata Dia, vaksin yang sudah terlanjur kedaluwarsa tersebut akan dikumpulkan dan dilaporkan ke Pemerintah Provinsi Bangka Belitung.

"Kemungkinan nanti akan dimusnahkan, tapi kami masih menunggu teknisnya seperti apa dari pemerintah pusat," ujarnya.

Ia menuturkan, beberapa hari terakhir pihaknya sering mendapatkan laporan dari masyarakat yang kesulitan mendapatkan vaksin, khusunya vaksin booster untuk keperluan bepergian.

BACA JUGA:Vaksinasi Binda Babel Sasar Warga Binaan Hingga Buka Gerai di Pusat Kota

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: