Desa Air Bara Pelopori Pelayanan Publik Berbasis HAM
--
Untuk itu, ia berharap keberadaan Penggerak HAM di Desa Air Bara dapat didukung penuh.
"Pogram Desa Sadar HAM ini sebagai langkah strategis untuk meningkatkan pemahaman dan penghormatan terhadap nilai-nilai HAM di tingkat desa," ucapnya.
Diterangkannya, program ini mendorong pemerintah desa bersama masyarakat untuk membangun lingkungan yang mampu memberikan pelayanan secara adil, setara, dan tanpa diskriminasi kepada seluruh warga.
BACA JUGA:Pekerja Cat Gapura di Toboali Tersengat Listrik, Ini Cerita Rekan Korban
"Pelaksanaan Desa Sadar HAM juga akan dilakukan melalui penilaian dan monitoring secara berkala untuk memastikan program berjalan sesuai dengan indikator dan kriteria yang telah ditetapkan," jelasnya.
Penggerak HAM Desa Air Bara Sahri Sakili memaparkan terkait pelayanan publik berbasis HAM. Dalam kesempatan itu juga ia memaparkan rencana program kerja yang akan dilaksanakan selama 5 bulan kedepan sebagai Penggerak HAM di desanya.
Kegiatan sosialisasi inipun berlanjut dengan sesi tanya jawab dan dialog yang berlangsung interaktif.
BACA JUGA:Suhardy Joy Tanggapi Penganiayaan dan Upaya Pemerkosaan Terhadap Mahasiswi di Basel
Di penghujung kegiatan, dilakukan penandatanganan komitmen bersama pelayanan publik berbasis nilai-nilai HAM yang ditandatangani secara bersama-sama oleh Kades Air Bara Muklis Insan bersama seluruh Kasi.
" Komitmen bersama ini dilakukan dengan tujuan untuk menghadirkan pelayanan publik yang inklusif, adil, setara, dan berorientasi pada pemenuhan hak masyarakat," pungkasnya.
BACA JUGA:Perjuangkan Masa Depan Petani Sawit, DPW Apkasindo Babel Pastikan Ikut IOPS Forum 2026 di IKN
BACA JUGA:Kemendag Catat Penjajakan Bisnis UMKM Capai Rp5 Triliun
BACA JUGA:PLTP Ulumbu, Energi Bersih dari Flores untuk Kemandirian Energi
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
