BABELPOS.ID, PANGKALPINANG - Sebelas tersangka perkara korupsi tata kelola penambangan bijih timah oleh PT Timah Tbk bersama mitra usaha di wilayah IUP Bangka Selatan (Basel) periode 2015–2022 mulai diadili di Pengadilan Tipikor Pangkalpinang, Rabu (9/9). Ke 11 orang yang duduk di kursi terdakwa adalah Kurniawan Effendi Bong als Afat anak dari Sin Khin Hian pemilik TJ Mart (CV Teman Jaya). Yusuf als Yuyu anak dari Arifin (CV Candra Jaya). Doni Indra (CV. Diratama). Harianto anak dari Hajinkong (CV SR Bintang Babel).
Agus Slamet Prasetyo Bin Abdul Gani (Alm) (PT Indometal Asia). Steven Candra anak dari Kim Tjoan (PT Usaha Mandiri Bangun Persada). Hendro anak dari Eu Jongsem (CV Bintang Terang). Hanizaruddin bin Saunin Nasa (PT Bangun Basel). Usman Hamid als Cenkiong anak dari Hamid (Usman Jaya Makmur). Ahmad Subagdja bin Deddy Jaya Rahmat (alm) selaku Dirops PT Timah dan Nur Adi Kuncoro bin Usman (alm) selaku perencana operasi PT Timah.
Dalam dakwaan yang dibacakan di hadapan majelis Marolop WP Bakara (ketua) beranggota hakim Imra Leri Wahyuli dan Hendra Pramana Sakti, tim JPU yang diketuai Jeri Kurniawan membacakan inti surat dakwaan setebal 56 halaman.
Tim JPU menilai telah terjadi kerugian keuangan negara dalam pusaran perkara yakni senilai Rp 4.163.218.993.767. Besaran kerugian negara tersebut berdasar laporan hasil audit perhitungan kerugian keuangan negara atas perkara tipikor tata niaga komoditas timah pada wilayah izin usaha pertambangan (IUP) PT Timah Tbk tahun 2015 sd 2022 nomor: PE.03.03/SR-522/D5/03/2024 tanggal 28 Mel 2024.
Kerugian negara sebesar itu mengalir ke dalam 14 perusahaan. Adapun kerugian negara terbesar terjadi pada CV Teman Jaya milik terdakwa Kurniawan Effendi Bong als Afat selaku yang juga pemilik TJ Mart. Nilai kerugian yakni sebesar Rp1.621.807.104.444. Posisi kedua ditempati oleh CV Diratama milik terdakwa Doni Indra hampir Rp 1 triliun. Atau persisnya sebesar Rp984.836.249.729.
BACA JUGA:11 Bos Timah Basel Mulai Duduk Jadi Pesakitan di PN Tipikor Pangkalpinang
BACA JUGA:Tangan Diborgol, Pakai Rompi Pink, Bos Afat TJ Mart Cs Tiba di Pengadilan Tipikor Pangkalpinang
Berikut rincian terjumbo triliunan hingga ratusan juta berdasarkan surat dakwaan:
1. CV Teman Jaya milik cukong Afat sebesar Rp.1.621.807.104.444.
2. CV Diratama milik Doni Indra Rp.984.836.249.729.
3. CV SR Bintang Babel milik terdakwa Harianto sebesar Rp.493.277.892.078.
4. PT lndometal Asia milik terdakwa Agus Slamet Prasetyo sebesar Rp.350.670.959.407.
5. PT Usaha Mandiri Bangun Persada milik Steven Candra sebesar Rp.281.352.759.898.
6. CV Cahaya Sukses Abadi sebesar Rp.188.156.582.818.
7. CV Bahagia sebesar Rp.152.386.012.326.