Rapat Pengendalian Inflasi, Presiden Prabowo Tekankan Swasembada Pangan

Rapat Pengendalian Inflasi, Presiden Prabowo Tekankan Swasembada Pangan

Foto: Diskominfo Babel--

Presiden Prabowo juga menekankan kunci kelanjutan masa depan yakni swasembada pangan dalam arti luas dan menyeluruh.

Artinya swasembada secara nasional, pulau-pulau besar, kabupaten/kota, bahkan juga kecamatan. 

BACA JUGA:Asik, Nasabah J Trust Bank Dapat Hadiah Mobil

"Swasembada pangan adalah kearifan lokal nenek moyang kita ribuan tahun lalu, dari dulu kita diajarkan tiap desa punya lumbung pangan, inilah strategi besar kita.

Dengan upaya kita, saya yakin kita mampu mencapai itu," jelasnya. 

Dirinya melihat komponen penyumbang inflasi dari hasil laporan, yang menarik adalah banyak diakibatkan bawang merah dan bawang putih, kecuali di Papua Tengah disebabkan wabah swine flu pada ternak Babi.

Untuk itu menurutnya, Mentan mencari pakar, cari vaksin untuk mengatasinya. 

BACA JUGA:UPTD Puskesmas Pangkalbalam Diresmikan, Pj Wako Budi: Sarana Peningkatan Kualitas Kesehatan

"Kemudian bawang putih, bawang merah dan masalah pakan jagung.

Jagung tidak sulit saya rasa, tidak perlu teknologi tinggi, kita harus mampu swasembada jagung.

Masalah bawang putih dan bawang merah saya kira kita fokus produksi dalam negeri.

Saya heran kenapa kita tak bisa tanam bawang putih.

Masalahnya apa, cari pakarnya, cari bibitnya, kita harus tanam, saya tegaskan di sini, kita tidak boleh tergantung kepada negara lain untuk masalah pangan," tegasnya. 

Selain itu, Presiden Prabowo juga mengingatkan agar para kepala daerah dan tokoh-tokoh di daerah, terutama daerah yang padat penduduk untuk dapat mengembangkan potensi pariwisata di masing-masing daerah. 

BACA JUGA:UPTD Puskesmas Pangkalbalam Diresmikan, Pj Wako Budi: Sarana Peningkatan Kualitas Kesehatan

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: