Panggung Popularitas
Eddy Supriadi--Foto IST
Pejabat boleh humanis dan dekat dengan rakyat, tetapi kedekatan tanpa kualitas kepemimpinan hanya melahirkan populisme kosong.
Karena pada akhirnya, negara tidak dibangun dengan viralitas, melainkan dengan kebijakan yang rasional, etika yang kuat, dan keberanian menghadapi realitas secara jujur.
Dalam demokrasi modern, kamera memang mampu membangun citra sesaat. Tetapi sejarah selalu mencatat kerja nyata lebih lama daripada konten yang viral beberapa detik di media sosial.
BACA JUGA:Mengendalikan Inflasi dari Meja Makan
BACA JUGA:Mewaspadai Bahaya AI di Era Keuangan Digital
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
