Bahkan hasilnya bisa anak-anak lulusan pesantren berhasil menduduki berbagai profesi strategis seperti jadi ulama, dokter, guru, teknokrat, pengusaha dan lain-lain,” ungkap Pril.
BACA JUGA:Wako Udin Ajak Warga Ponpes Perkuat Ilmu Tauhid dan Ilmu Umum Bekal Strategis Bangun Bangsa
Berdasarkan data perizinan resmi Kementerian Agama, terdapat 98 pondok pesantren di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
Potensi tersebut menjadi modal penting bagi pengembangan pendidikan keagamaan sekaligus perluasan kontribusi pesantren dalam pembangunan masyarakat.
Sejalan dengan prioritas Kementerian Agama, pesantren diharapkan menjadi penggerak program ekoteologi melalui gerakan Eco Pesantren.
Gerakan ini mengintegrasikan perspektif keagamaan dengan kepedulian terhadap lingkungan, sehingga pesantren tidak hanya berfokus pada pengamalan syariat sesuai tuntunan Al-Qur’an dan sunah, tetapi juga berperan dalam pembelajaran teknologi serta pelestarian bumi.
BACA JUGA:Bantu Warga Terdampak Kemarau, Lingkungan Sudimampir Distribusikan Air Bersih Gratis
Rangkaian peringatan Hari Santri Nasional di Bangka Belitung juga akan dilanjutkan dengan Gebyar Pondok Pesantren 2026 dan rapat koordinasi pengembangan pondok pesantren sesuai arahan Direktorat Jenderal Pesantren Kementerian Agama Republik Indonesia.
Agenda tersebut menjadi bagian dari rangkaian kegiatan untuk mendukung pengembangan pesantren di daerah.
Pimpinan Pondok Pesantren Modern Daarul Abror, KH. Sofyan Abu Yamin, menyampaikan kebanggaan dan terima kasih atas kepercayaan Kanwil Kemenag Babel yang menunjuk pesantrennya sebagai tuan rumah peringatan Hari Santri Nasional 2026 tingkat provinsi.
BACA JUGA:Derita Nelayan Beriga dan Rias: Terjepit Tambang Ilegal, Berharap Solusi Tata Kelola Resmi
“Melalui Hari Santri 2026 dapat menjadi motivasi yang lebih baik dalam mengembangkan dakwah dan syiar Islam secara berkelanjutan di Bangka Belitung, nasional hingga internasional,” harapnya.
Dukungan terhadap pengembangan pesantren juga disampaikan Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
Gubernur Babel yang diwakili Kepala Bagian Biro Kesejahteraan Rakyat, Muhamad Yasir Mustafa, menegaskan kesiapan pemerintah daerah untuk mendukung berbagai program pembangunan fisik serta peningkatan kualitas kehidupan dan sumber daya manusia melalui pondok pesantren.
“Banyak sekali contoh-contoh tokoh hebat yang berasal dari didikan Pondok Pesantren.