Ini semua merupakan berkah dari perjuangan sebagai seorang santri yang tentu sudah ditempa dengan mujahadah, susah payah, belajar mandiri, sehingga sudah terbiasa dan tahu caranya untuk menjadi orang besar yang sukses di kemudian hari,” ujar Yasir.
Melalui peringatan Hari Santri Nasional 2026, Kemenag Babel menegaskan pentingnya peran pesantren dalam membentuk generasi yang menguasai ilmu agama, berdaya saing, dan peduli lingkungan.
Pengembangan gerakan Eco Pesantren diharapkan menjadi wujud penerapan nilai keagamaan dalam kehidupan nyata sekaligus mendukung pembangunan berkelanjutan yang manfaatnya dapat dirasakan masyarakat.
BACA JUGA:Wako Udin Ajak Warga Ponpes Perkuat Ilmu Tauhid dan Ilmu Umum Bekal Strategis Bangun Bangsa
BACA JUGA:DPRD Babel Targetkan Keputusan Revisi Perda RZWP3K Batu Beriga Sah 20 November 2026
BACA JUGA:Rapat Aset HGB PT JHA di Kejari Beltim Tertutup