BABELPOS.ID, BANGKA BARAT - Kapolres Bangka Barat, Polda Kepulauan Bangka Belitung mengajak warga mewaspadai kemungkinan kebakaran hutan dan lahan dengan tidak melakukan aktivitas yang bisa memicu terjadinya kebakaran.
"Kami minta warga mengantisipasi kebakaran di musim kemarau ini, saat ini sudah banyak lahan kering dan mudah terbakar sehingga perlu berhati-hati terhadap segala aktivitas yang bisa menjadi penyebab kebakaran hutan dan lahan (karhutla)," kata Kapolres Bangka Barat AKBP Helen Simanjuntak di Mentok, Senin,Menurut dia, musim kemarau kali ini kemungkinan akan berlangsung lama dan saat ini sudah banyak lahan yang ditumbuhi rumput liar mulai mengering dan mudah terbakar.
BACA JUGA:4 Rekomendasi HP Kamera Terbaik di Bawah 3 Jutaan: Hasil Tajam, Fitur Lengkap
Berdasarkan pengalaman tahun-tahun sebelumnya, memasuki bulan Agustus diperkirakan menjadi periode meningkatnya potensi karhutla.
"Kami mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman kebakaran, terutama di kawasan hutan, kebun dan lahan gambut," katanya.
Ia mengatakan seluruh personel Polres hingga Polsek jajaran telah diperintahkan memperkuat langkah antisipasi menghadapi musim kemarau yang dipengaruhi fenomena El Nino.
BACA JUGA:Dari Pesisir Tobelo, PLN Menanam Harapan untuk Generasi Mendatang
Ia menginstruksikan seluruh personel untuk meningkatkan kesiapsiagaan, termasuk memperbarui data sumber-sumber air di setiap wilayah sebagai langkah antisipasi apabila terjadi kebakaran hutan dan lahan.
Para personel juga diminta bergerak cepat setiap menerima laporan kebakaran agar bisa melakukan penanganan cepat sehingga tidak meluas.
Personel yang pertama tiba di lokasi kebakaran diwajibkan melakukan evakuasi terhadap warga maupun harta benda yang terdampak, berkoordinasi dengan pemerintah desa, TNI, BPBD, dan masyarakat untuk melakukan pemadaman, serta mendokumentasikan setiap penanganan di lapangan sebagai bagian dari pelaporan.
BACA JUGA:Isi Dapur untuk Pengendali Gula Darah: Ini 5 Rempah Alami untuk Penderita Diabetes
Selain kesiapan personel, Polres Bangka Barat juga mengajak masyarakat berperan aktif mencegah karhutla dengan tidak membuka lahan menggunakan api, tidak membuang puntung rokok sembarangan, serta segera melaporkan apabila menemukan titik api sekecil apa pun.
"Karhutla bukan hanya berdampak pada lingkungan, tetapi juga kesehatan, aktivitas masyarakat, hingga perekonomian.
Pencegahan harus menjadi tanggung jawab bersama.
Jangan menunggu api membesar baru melapor," katanya.