Ia menambahkan Pertamina Patraniaga Area Babel juga berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk melakukan pengamanan serta penertiban terhadap kendaraan-kendaraan yang diduga melakukan pengisian berulang.
"Kami terus berkoordinasi dengan aparat penegak hukum terkait langkah penindakan pelanggaran ini. Intinya, GM Pertamina telah mengambil langkah yang sangat responsif dalam menangani kondisi ini agar kembali normal," ujarnya.
Ia berharap masyarakat tidak panik dan tidak membeli BBM secara berlebihan karena sebanyak apapun jumlah stok di Pertamina akan tetap di salurkan ke SPBU dan untuk tujuh hari kedepan jumlah stok tetap aman.
"Kami mengajak media dan masyarakat ikut melakukan pengawasan. Jangan hanya pemerintah daerah atau Pertamina saja, masyarakat juga dapat melaporkan jika menemukan dugaan pelanggaran di SPBU," tutup Wicaksono.
BACA JUGA:DPRD Babel Terima Pengaduan Sopir Lintas Babel
BACA JUGA:Pelajar SMANSA Pangkalpinang Juara 1 Lomba Ranking Satu