Inflasi Bangka Belitung Maret 2026 Terkendali, Lebih Rendah dari Target Nasional

Kamis 02-04-2026,14:59 WIB
Reporter : Agus Putra
Editor : Govin

Daging tersebut kemudian didistribusikan melalui OPM di delapan titik dengan harga Rp120.000 per kilogram, jauh lebih terjangkau dibandingkan harga pasaran yang berkisar antara Rp155.000 hingga Rp165.000 per kilogram.

 BACA JUGA:Guna Perkuat Arah Pembangunan Inklusif dan Berkelanjutan, Pemkab Basel Musrenbang RKPD 2027

Upaya lain yang dilakukan adalah penyelenggaraan sidak pasar sebanyak 13 kali yang dipimpin oleh masing-masing Kepala Daerah untuk memastikan ketersediaan stok bahan pangan, serta lima kali pertemuan High Level Meeting (HLM) untuk merumuskan kebijakan pengendalian inflasi daerah.

 BACA JUGA:Suami di Toboali Aniaya Istrinya, Katanya Karena Tidak Menurut

Pihaknya juga melakukan edukasi masyarakat melalui konten dan Iklan Layanan Masyarakat (ILM) yang mengajak masyarakat untuk bijak berbelanja dan berkonsumsi dengan menghindari pemborosan pangan.

Selain itu, juga diimplementasikan program Gerakan Pengendalian Inflasi dan Pangan Sejahtera (GPIPS) yang tidak hanya fokus pada stabilitas harga namun juga ketahanan pangan.

 BACA JUGA:Jelang Puncak Cheng Beng, Polresta Pangkalpinang Gencarkan Patroli di Perkuburan Sentosa

Menurut Rommy, seluruh langkah tersebut merupakan implementasi dari strategi 4K, yaitu Keterjangkauan Harga, Ketersediaan Pasokan, Kelancaran Distribusi, dan Komunikasi Efektif, yang dilakukan melalui sinergi dan kolaborasi untuk menjaga inflasi terkendali sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

 BACA JUGA:TKA SLTP 2026 Segera Digelar, Hasil Nilai Jadi Acuan Jalur Prestasi SPMB

Untuk pengendalian inflasi jangka menengah hingga panjang, Bank Indonesia terus mendorong kemandirian produksi pangan di Bangka Belitung, khususnya komoditas yang berpengaruh terhadap inflasi.

Hal ini dilakukan melalui program pemberdayaan klaster pangan yang mencakup aspek manajemen, produksi, dan pemasaran.

 BACA JUGA:Peluang dan Tantangan Rekrutmen Internasional: Apakah Tenaga Kerja Indonesia Siap Bersaing di Pasar Global?

"Kami berharap program ini tidak hanya menjaga ketahanan pangan daerah, tetapi juga dapat mendukung program strategis pemerintah seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) seiring dengan peningkatan jumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang aktif di Bangka Belitung," jelasnya.

Rommy menegaskan bahwa meskipun tantangan inflasi di masa depan masih tetap ada, dengan semangat Optimisme, Komitmen, dan Sinergi (OKS) bersama seluruh pihak terkait, inflasi di Bangka Belitung diharapkan tetap berada pada rentang rendah dan stabil sesuai dengan sasaran target nasional.

Kategori :