BABELPOS.ID, KOBA - Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, menata dan memperkuat regulasi pemanfaatan kawasan persawahan Desa Namang, agar dapat berkembang sebagai destinasi wisata tanpa mengganggu fungsi sawah sebagai sumber ketahanan pangan.
"Potensi wisata di Desa Namang berkembang pesat dan UMKM tumbuh di sepanjang kawasan persawahan, namun penataan harus menjadi perhatian utama agar keramaian tidak mengganggu ekosistem sawah,” kata Syarifullah saat membuka rapat koordinasi membahas pemanfaatan kawasan persawahan di Saung Desa Namang, Rabu.
BACA JUGA:KPU Bangka Barat-Kemenag Kerja Sama Pemutakhiran Data Pemilih
Potensi wisata di Desa Namang berkembang pesat dan UMKM tumbuh di sepanjang kawasan persawahan, nNamun penataan harus menjadi perhatian utama agar keramaian tidak mengganggu ekosistem sawah,” kata Nizam.
Namun demikian, ia menegaskan penataan kawasan menjadi hal penting agar aktivitas wisata tidak mengganggu ekosistem sawah yang selama ini menjadi salah satu penopang ketahanan pangan daerah.
Menurut dia, Pemkab Bangka Tengah akan memprioritaskan perbaikan fasilitas serta penegakan regulasi pemanfaatan ruang kawasan persawahan Desa Namang melalui kolaborasi antarorganisasi perangkat daerah (OPD).
“Kami akan memperkuat regulasi tata ruang dan meningkatkan fasilitas agar kawasan ini tertib, estetik, dan berfungsi sebagai destinasi wisata, sekaligus tetap produktif sebagai sumber ketahanan pangan,” ujarnya.
BACA JUGA:13 Sekolah di Beltim Direvitalisasi, KSP Puji Kualitas Bangunan Terbaik Nasional
Kepala DPKP Bangka Tengah Dian Akbarini mengatakan penataan dan pengaturan pengembangan wisata sawah Desa Namang merupakan langkah strategis untuk menjaga keberlanjutan ekosistem persawahan.
DPKP bersama OPD terkait akan memastikan kawasan wisata sawah dikelola sesuai regulasi sehingga memberikan nilai tambah bagi sektor pariwisata, mendukung UMKM, dan tetap menjamin aktivitas pertanian masyarakat.
“Kami ingin petani tetap produktif, ekosistem sawah terjaga, dan kawasan ini memberikan manfaat ekonomi melalui pariwisata,” kata Dian.