Fraksi Golkar DPRD Babel Dukung UHC Prioritas: Solusi Cepat Bagi Warga Terdampak Penonaktifan BPJS PBI
Wakil Ketua I DPRD Bangka Belitung, Eddy Iskandar.--
BABELPOS.ID, PANGKALPINANG – Fraksi Partai Golkar DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) menyatakan dukungan penuh terhadap langkah Pemerintah Provinsi dalam mengimplementasikan program Universal Health Coverage (UHC) Prioritas.
Langkah ini diambil sebagai respons cepat atas penonaktifan kepesertaan jutaan Penerima Bantuan Iuran (PBI) BPJS Kesehatan secara nasional yang turut berdampak pada masyarakat di Bangka Belitung.
BACA JUGA:Bank Sumsel Babel Hadirkan “Takjil in Ramadhan”, Diskon hingga 40 Persen Lewat QRIS BSB Mobile
Wakil Ketua I DPRD Bangka Belitung, Eddy Iskandar, menyayangkan kebijakan penonaktifan dari pusat yang terkesan mendadak. Menurutnya, hal ini menjadi beban berat bagi masyarakat kecil yang sangat bergantung pada jaminan kesehatan pemerintah.
Sebagai antisipasi, Eddy mengungkapkan bahwa Pemerintah Provinsi Bangka Belitung telah mengalokasikan anggaran yang signifikan untuk memastikan warga tetap bisa berobat.
BACA JUGA:Polda Babel Kembali Tetapkan 2 Tersangka Baru Tragedi 7 Nyawa Tambang Pondi
"Pemerintah Bangka Belitung sudah menyiapkan anggaran di kisaran 40 miliar rupiah untuk meng-cover kepesertaan ini melalui jalur UHC Prioritas," ujar Eddy di Pangkalpinang.
Ia menambahkan bahwa jika dalam perjalanannya anggaran tersebut masih kurang, DPRD siap melakukan penyesuaian pada Anggaran Belanja Tambahan (ABT) atau perubahan anggaran mendatang demi menjamin hak kesehatan masyarakat.
BACA JUGA:PT Timah Tbk Gandeng Sembat Gelar Bazar Ramadan Fair di Bukit Baru Pangkalpinang
Salah satu keunggulan dari skema UHC Prioritas ini adalah kemudahan birokrasi bagi warga yang membutuhkan penanganan medis darurat namun kartunya nonaktif.
Masyarakat yang membutuhkan pengobatan tetap bisa mengaktifkan kembali kepesertaannya dengan menghubungi Dinas Kesehatan.
Fraksi Golkar mendorong agar pada tahun 2026, sebanyak 90 persen masyarakat di seluruh wilayah Bangka Belitung sudah tercover sepenuhnya oleh program ini.
Eddy menekankan bahwa kebijakan ini merupakan perwujudan komitmen Gubernur Bangka Belitung, Hidayat Arsani, dalam memperbaiki layanan kesehatan di daerah.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
