BABELPOS.ID, TEMPILANG - Polres Bangka Barat bergerak cepat mengungkap kasus penganiayaan berat menggunakan senjata tajam yang terjadi di perairan Laut Tempilang, Kabupaten Bangka Barat, Selasa (27/1/2026) sore.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 16.00 WIB di atas Ponton Isap Produksi (PIP) timah rajuk milik Yudi. Seorang pekerja ponton bernama Yosep mengalami luka serius di bagian leher akibat serangan senjata tajam dan langsung mendapatkan perawatan medis.
Kapolres Bangka Barat AKBP Pradana Aditya Nugraha, S.H., S.I.K., melalui Kasi Humas Polres Bangka Barat Iptu Yos Sudarso, mengatakan bahwa setelah menerima laporan kejadian, pihaknya langsung melakukan langkah cepat penanganan perkara.
“Begitu laporan diterima, Polres Bangka Barat langsung bergerak dengan menurunkan personel ke lokasi dan melakukan koordinasi lintas fungsi. Fokus utama kami adalah pengamanan situasi dan pengejaran pelaku,” ujar Yos.
BACA JUGA:Dipicu Utang Piutang, Pria di Jelutung II Tega Tikam Teman Hingga Tewas
BACA JUGA:Mabuk Bareng, Cekcok, Teman Minum Ditikam Lalu Ditinggal Terkapar di Jalan Hingga Tewas
Karena lokasi kejadian berada di tengah laut, Polres Bangka Barat melalui Polsek Tempilang berkoordinasi dengan Satpolair Polres Bangka Barat untuk menjangkau ponton tempat kejadian perkara.
Dalam hitungan jam sejak peristiwa terjadi, terduga pelaku berinisial D berhasil diamankan di atas ponton dan dibawa ke daratan Tempilang guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
“Langkah cepat ini dilakukan untuk mencegah pelaku melarikan diri serta mengantisipasi potensi keributan susulan,” kata Yos.
Yos menambahkan, meskipun terduga pelaku telah diamankan, kasus ini masih dalam tahap penyelidikan. Polisi masih mendalami motif kejadian serta memeriksa saksi-saksi dan barang bukti.
Barang bukti berupa sebilah pisau yang diduga digunakan dalam penusukan turut diamankan oleh petugas.
“Polres Bangka Barat berkomitmen menangani perkara ini secara profesional dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku,” tutupnya.
Dari hasil penyelidikan kalau kejadian itu dipicu persoalan sepele, yakni teguran korban kepada pelaku agar mencuci piring bekas makan di ponton. Korban Yosep merupakan pekerja ponton, sedangkan pelaku berinisial D adalah tenaga kerja bantuan di lokasi yang sama.
“Teguran tersebut memicu perselisihan. Dalam kondisi emosi, terduga pelaku diduga mengambil pisau dan melakukan penusukan ke arah leher korban,” ujar Yos.
Usai kejadian, korban segera dibawa ke Puskesmas Tempilang dan kemudian dirujuk ke RSUD Pangkalpinang untuk perawatan lanjutan.