Kementerian ESDM Turunkan Tim Cek Kecelakaan Tambang Pondi Pemali
Yuliot Tanjung--Foto Ant
BABELPOS.ID, JAKARTA - Kecelakaan tambang yang menewaskan 7 pekerja di tambang Pondi Pemali, Bangka mendapat perhatian pemerintah pusat. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) langsung menerjunkan tim Direktur Teknik dan Lingkungan Minyak dan Gas Bumi (Dirtekling) ke lokasi.
“Ini ada Direktur Tekling yang turun ke lapangan, ke Bangka Belitung,” ujar Wakil Menteri ESDM Yuliot ketika ditemui di sela-sela acara “Peta Jalan Dekarbonisasi Industri Indonesia 2026: Kemitraan, Permodalan, dan Teknologi” yang digelar di Jakarta, Selasa (3/2).
Agar insiden longsor tambang timah tak lagi terjadi, Yuliot mengingatkan pentingnya penerapan tata kelola pertambangan yang baik dan benar.
“Kuncinya ada di tata kelola. Tata kelola pertambangan yang baik itu harus diimplementasikan,” ucapnya.
BACA JUGA:Enam Sudah Ditemukan, Tersisa Satu Korban yang Masih Tertimbun di Tambang Pondi
BACA JUGA:PT Timah Tegaskan Kecelakaan Tambang di Pemali Bukan Aktivitas Perusahaan
Kecelakaan longsor terjadi di area tambang Pondi di Desa Pemali Bangka, Senin (2/2) sore sekitar pukul 17.00 WIB. Tanah longsor terjadi saat pekerja sedang mencari timah, tiba-tiba tanah di sekeliling pekerja longsor dengan mengeluarkan suara yang cukup keras.
Diduga penambangan bijih timah jenis tambang inkonvensional tersebut milik pribadi tanpa dilengkapi dokumen perizinan resmi, meskipun aktivitas penambangan di atas area Izin Usaha Pertambangan (IUP) PT Timah.
Kepala BPBD Kabupaten Bangka Rusmansyah di Sungailiat, Selasa, mengatakan terdata sebanyak delapan orang pekerja tambang bijih timah di Kecamatan Pemali Bangka menjadi korban tertimbun tanah longsor dan tercatat enam orang sudah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
Ia menjelaskan enam orang pekerja tambang itu masing-masing ditemukan pada Senin (2/2) malam sebanyak tiga orang dan tiga orang lagi ditemukan pada Selasa (3/2) dini hari.
Sementara satu orang pekerja ditemukan selamat dengan kondisi luka di bagian kaki dan satu orang lainnya belum ditemukan.
"Tim gabungan melanjutkan pencarian satu orang yang belum ditemukan hari ini dimulai sekitar pukul 06.00 WIB," kata dia.
BACA JUGA:Tambang Pondi di Pemali Timbun 7 Penambang, 3 Tewas, 4 Masih Dicari
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
