BACA JUGA:5 Kebiasaan Ini Memicu Peningkatan Hormon Stres, Nomor 5 Sering Kita Lakukan
BACA JUGA:Bukan Jeruk, Ini 4 Jus dengan Kadar Vitamin C Tinggi
Ia menjelaskan, kurkumin dapat meningkatkan keseimbangan mikrobioma usus dengan mendorong pertumbuhan bakteri baik dan mengurangi bakteri jahat serta mendukung produksi empedu, yang diperlukan untuk pencernaan lemak dan kesehatan pencernaan secara keseluruhan.
Pendleton mengemukakan potensi kurkumin dalam melindungi otak dari peradangan dan kerusakan oksidatif, yang berkaitan dengan penurunan fungsi kognitif dan penyakit neurodegeneratif.
Namun, dia menekankan bahwa lebih banyak penelitian jangka panjang pada manusia diperlukan untuk sepenuhnya menilai dampak kunyit pada kondisi neurologis kronis.
Ahli merekomendasikan konsumsi suplemen kunyit bersama makanan yang mengandung lemak sehat untuk meningkatkan penyerapan dan memaksimalkan manfaatnya.
"Kunyit jauh lebih aman dan lebih enak dimakan sebagai rempah utuh dibandingkan dalam bentuk suplemen yang sangat terkonsentrasi," kata Pendleton.
BACA JUGA:5 Buah Beku yang Bermanfaat Menjaga Tekanan Darah
BACA JUGA:Dokter: Deteksi Masalah Jantung Lebih Awal Sebelum Lari
Meskipun kurkumin yang terkandung dalam kunyit umumnya aman dikonsumsi pada dosis hingga 8 gram, mengonsumsinya secara rutin tetap menimbulkan risiko bagi kesehatan.
Kenney mengatakan bahwa beberapa individu mungkin mengalami efek samping gastrointestinal umum, termasuk mual, diare, dan kembung, kalau rutin mengonsumsi kunyit.
Selain itu, menurut Pendleton, rutin mengonsumsi suplemen kunyit dapat mengganggu penyerapan zat besi.
Namun demikian, risiko dan efek samping yang serius jarang terjadi.
Kenney menyarankan individu dengan masalah kantung empedu, gangguan pendarahan, batu ginjal, atau kondisi sensitif hormon berhati-hati dalam mengonsumsi suplemen kurkumin.
Individu yang hamil dan menyusui harus menghindari suplemen kunyit dosis tinggi, karena keamanannya belum dipelajari secara memadai pada kelompok ini.
Selain itu, orang yang mengonsumsi obat seperti pengencer darah, antidiabetes, antasida, imunosupresan, dan terapi hormon harus berkonsultasi dengan penyedia layanan kesehatan sebelum mengonsumsi suplemen kunyit karena ada potensi interaksi yang merugikan.