BABELPOS.ID, PANGKALPINANG - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pangkalpinang kembali menunjukkan komitmennya dalam mewujudkan pembinaan kemandirian berbasis ketahanan pangan melalui program pertanian.
Bertempat di Area Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE), Lapas Pangkalpinang berhasil memanen mentimun sebanyak 341 kilogram.
Panen dilakukan dalam tiga tahap yakni panen pertama sebanyak 108 kilogram, panen kedua 42 kilogram, dan panen ketiga menjadi yang terbesar dengan hasil mencapai 191 kilogram.
BACA JUGA:Diterjang Angin Kencang, 9 Rumah Warga Desa Kelabat Luluhlantak
Panen ketiga yang dilaksanakan Senin (5/5/2025) turut dihadiri Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Kepulauan Bangka Belitung, Herman Sawiran, yang secara langsung ikut memanen mentimun bersama Petugas dan warga binaan.
Herman Sawiran juga didampingi Ketua Dharma Wanita Persatuan Paguyuban ibu Pemasyarakatan Ditjenpas Kepulauan Bangka Belitung, Rosmadewi Herman Sawiran.
BACA JUGA:Mengenal Rizani Usman, Putra Toboali yang Dipercaya Jadi Komisaris PT Timah
Kepala Lapas Pangkalpinang, Sugeng Indrawan mengatakan, kegiatan pertanian di Area SAE menjadi sarana strategis dalam memberikan keterampilan dan semangat kerja bagi warga binaan.
“Kami terus mengembangkan SAE ini sebagai bagian dari pembinaan berkelanjutan, agar warga binaan mampu mandiri dan produktif ketika kembali ke masyarakat,” janjinya.
BACA JUGA:Rancangan Awal RPJMD Babel 2025-2030 Disetujui DPRD
Dalam kesempatan yang sama, Herman Sawiran menyampaikan apresiasi terhadap upaya Lapas Pangkalpinang dalam mendukung 13 Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas), Agus Andrianto, khususnya dalam aspek ketahanan pangan.
BACA JUGA:Inter Milan Vs Barcelona Malam Ini: Kuncinya Lamine Yamal
“Panen ini adalah bentuk nyata pelaksanaan program pembinaan yang produktif dan bermanfaat.
Lapas Pangkalpinang tidak hanya menjadi tempat pembinaan moral dan hukum, tetapi juga pusat penguatan kemandirian dan ketahanan pangan nasional sebagaimana arahan Bapak Menteri,” ujarnya.
BACA JUGA:Tipikor Tata Niaga Timah, Mantan Plt Kadis ESDM Babel Divonis 3, Bambang Gatot 4 Tahun