Pemkab Bateng Serahkan Bantuan 230 Juta dan Kick Off Vaksinasi Booster PMK

Senin 13-03-2023,16:55 WIB
Reporter : Sindi/yandi
Editor : Jal

BABELPOS.ID, KOBA - Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Bangka Tengah (Bateng) menggelar kick off vaksinasi booster Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) Tahun 2023 dan penyerahan secara simbolis penerima bantuan darurat PMK Tahun 2022 Bateng di Kandang Kelompok Tani Sejahtera Desa Belimbing, Kecamatan Lubuk Besar pada Senin (13/3/2023).

Diketahui, PMK adalah penyakit hewan menular akut yang menyerang hewan berkuku belah antara lain sapi, kerbau, kambing, domba dan babi dengan tingkat penularan mencapai 100% dan kerugian ekonomi sangat tinggi.

Tanda klinis penyakit ini adalah demam tinggi 39 sampai 41 derajat celcius, keluar lendir berlebihan dari mulut dan berbusa, luka-luka seperti sariawan pada rongga mulut dan lidah, tidak nafsu makan, pincang, luka pada kuku kaki dan diakhiri dengan lepasnya kuku, sulit berdiri, gemetar, nafas cepat, bobot badan menurun secara drastis (15%).

BACA JUGA:Bateng Kasus PMK Tertinggi di Babel, 83 Persen Sapi Telah Sembuh

Bupati Bateng, Algafry Rahman mengatakan pihaknya telah melakukan berbagai upaya untuk menanggulangi PMK, antara lain melalui kegiatan sosialisasi tentang PMK kepada para peternak, disinfeksi sarana prasarana kandang, serta vaksinasi PMK.

"Kegiatan vaksinasi PMK tahun 2022 telah dilakukan di 6 kecamatan di Bateng dengan realisasi vaksin sebanyak 6.078 dosis dan jumlah realisasi vaksin PMK di Bateng merupakan yang terbanyak di Provinsi Bangka Belitung (32% dari total realisasi pelaksanaan kegiatan)," terangnya.

Ia pun mengajak masyarakat untuk berperan aktif melaporkan ternak sapi yang belum mendapatkan vaksinasi PMK ke Posko penanganan PMK, agar dapat di data untuk segera mendapatkan vaksinasi.

BACA JUGA:Sapi PMK di Bateng Sisa 60 Ekor, Dinas Pertanian Pastikan Stok Kurban Aman

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Bateng, Sajidin mengatakan selain membuka kegiatan kick off vaksinasi booster PMK, pihaknya juga melakukan penyerahan secara simbolis penerima bantuan darurat PMK tahun 2022 Kabupaten Bangka Tengah.

"Bantuan ini merupakan pergantian sapi atau pemilik ternak yang harus dipotong bersyarat dan mati karena terserang wabah PMK di Kabupaten Bangka Tengah," ujarnya kepada babelpos.id.

Dikatakan Sajidin, di Tahun 2022 lalu total sebanyak 19 orang peternak mendapatkan bantuan darurat PMK, dengan rincian 1 ekor sapi diganti dengan dana senilai Rp10 juta rupiah.

"Di Kabupaten Bateng terdapat 23 ekor sapi yang harus dipotong bersyarat atau mati, sehingga total dana bantuan sebesar Rp230 juta," ungkapnya.

BACA JUGA:PMK Mengintai, Dinas Pertanian Bateng Keluarkan Pedoman Baru Tata Cara Penyembelihan Hewan Kurban

Ia pun berharap, bantuan darurat PMK ini dapat membantu yang mengalami kerugian akibat terdampak wabah PMK.

"Semoga kegiatan vaksinasi PMK 2023 dapat berjalan lancar dan apa yang kita lakukan dapat memberikan manfaat bagi kita semua serta dapat mencegah penyebaran PMK di Bangka Tengah," imbuhnya. (*)

Kategori :