Ditengah Dinamika Pertambangan, MUI Babel Ajak Masyarakat Jaga Kondusivitas

Ditengah Dinamika Pertambangan, MUI Babel Ajak Masyarakat Jaga Kondusivitas

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bangka Belitung, Profesor Hatamar Rasyid--

BABELPOS.ID, PANGKALPINANG — Di tengah dinamika pertambangan timah yang berkembang di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Bangka Belitung mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga kondusivitas serta mengedepankan dialog dalam menyelesaikan berbagai persoalan yang berkaitan dengan pengelolaan sumber daya alam.

BACA JUGA:2026 PLN Perkuat Kesiapan Pembangkit, Jaga Pasokan Listrik Andal Jelang MotoGP Mandalika 2026

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bangka Belitung, Profesor Hatamar Rasyid mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga kondusivitas serta membangun pola pengelolaan sumber daya alam yang ideal dan memberikan manfaat bagi semua pihak.

Menurutnya, dinamika pertambangan timah yang berkembang saat ini perlu disikapi dengan tenang dan tidak menjadi sumber konflik baru.

Dialog antara masyarakat, perusahaan dan pemerintah dinilai menjadi langkah penting untuk mencari solusi atas berbagai persoalan yang muncul.

BACA JUGA:Kecil-kecil Biji Chia Kaya Manfaat

“Timah merupakan kekayaan alam yang perlu dikelola dengan baik karena menjadi salah satu sumber penghidupan masyarakat Bangka Belitung.

Di sisi lain, pengelolaannya juga harus memperhatikan kepentingan negara dan kelestarian lingkungan,” katanya. 

Ia juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi oleh kepentingan tertentu.

Berbagai persoalan terkait pertambangan, menurutnya, sebaiknya diselesaikan melalui dialog antara masyarakat, PT TIMAH dan pemerintah. 

BACA JUGA:Spesifikasi Lengkap iPhone Duo, HP Lipat Keren yang Baru Diluncurkan Apple

“Kami dari MUI Provinsi Bangka Belitung mengajak masyarakat untuk berpikir tenang dan tidak terprovokasi dengan kepentingan-kepentingan yang ada.

Segalanya itu didialogkan dengan PT TIMAH.

Kita budayakan dialog dan musyawarah untuk kemaslahatan bersama,” pesannya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait