Pabrik CPO di Basel Bertambah 11 Unit di 2027, Segini Nilai Investasinya
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Basel, Kartikasari.--
BABELPOS.ID, TOBOALI – Kabupaten Bangka Selatan (Basel) terus berupaya menggenjot Pendapatan Asli Daerah (PAD), salah satunya adalah industri kelapa sawit yang menunjukkan geliat positif.
Diperkirakan Hingga tahun 2027, jumlah pabrik pengolahan Crude Palm Oil (CPO) di Basel ditargetkan bertambah menjadi 11 unit, seiring masuknya investasi baru senilai sekitar Rp1,4 triliun.
Pabrik CPO terbaru akan dibangun oleh PT Perkasa Mitra Jaya Abadi di Desa Airbara, Kecamatan Airgegas.
Kehadiran pabrik tersebut diyakini akan memperkuat sektor perkebunan, meningkatkan daya saing pembelian tandan buah segar (TBS), serta membuka lapangan kerja bagi masyarakat.
BACA JUGA:Lima Peserta Seleksi JPT Pratama Sekda Kabupaten Bangka Jalani Penilaian Kompetensi di LAN RI
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Basel Kartikasari, mengatakan perusahaan saat ini telah menyelesaikan sejumlah tahapan awal sebelum memasuki proses pembangunan fisik.
"Alhamdulillah, PT Perkasa Mitra Jaya Abadi ini telah melakukan pembebasan lahan, menjalin nota kesepahaman dengan masyarakat, serta mengantongi Persetujuan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang (PKKPR)," ujarnya, Selasa (21/07).
BACA JUGA:Sertifikat Paten Kini Hadir Secara Digital, Inventor Lebih Cepat Mendapatkan Haknya
"Saat ini perusahaan tengah menyelesaikan dokumen lingkungan sebagai salah satu persyaratan pembangunan," imbuhnya.
Dikatakannya, nilai investasi pembangunan pabrik tersebut diperkirakan mencapai Rp123 miliar.
Setelah dokumen lingkungan rampung, perusahaan akan melanjutkan proses pengurusan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) sebelum memulai konstruksi.
BACA JUGA:Lima Peserta Seleksi JPT Pratama Sekda Kabupaten Bangka Jalani Penilaian Kompetensi di LAN RI
"Pemkab Basel menargetkan pembangunan pabrik tersebut selesai pada 2027.
Selain PT Perkasa Mitra Jaya Abadi, terdapat lima perusahaan lain yang juga sedang membangun pabrik pengolahan sawit di berbagai wilayah," ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
