UBB Dukung Pengembangan Industri Cokelat di Bangka Belitung

UBB Dukung Pengembangan Industri Cokelat di Bangka Belitung

--

Itu saya melihat bahwa harganya juga semakin meningkat, maka petani tidak harus fokus kepada tanaman-tanaman misalnya sawit,  tetapi juga ada pilihan lain cokelat ini, mungkin kekurangan untuk stoknya, tapi kita yakin cokelat dari Bangka ini bisa terkenal dan menjadi salah satu produk unggulan Bangka Belitung ke depan," tutur Reniati. 

Diakui Reniati, saat ini pertanian cokelat di Babel memang masih sedikit.

Namun dia menyakini, kedepan industri cokelat di Babel akan terus berkembang. 

BACA JUGA:PT Timah Dukung Pembangunan Pujasera di Desa Bencah, Gairahkan Ekonomi Lokal

"Sesuatu yang kecil bukan berarti itu tidak penting, tetapi satu yang kecil kalau dia bisa memberikan manfaat yang besar nanti ke depan saya sangat optimis industri cokelet di Babel bisa berkembang.

Untuk itu, dengan adanya bantuan ini bisa memberikan motivasi bagi para petani," kata Reniati optimis. 

BACA JUGA:Pemuda Gabek Nekat Curi HP Tetangga Demi Beli Sabu, Miras dan Judol

Sementara itu, Merinda Haris, Ketua Kokoa (Komunitas Kovertur Bangka) sekaligus Owner Cokelat CandU mengucapkan terima kasih atas bantuan dari UBB.

Ia berharap kedepan lebih banyak pihak dapat peduli dan mendukung pengembangan industri cokelat di Bangka Belitung. 

"Saat ini, komunitas kita telah memiliki sekitar 30-40 anggota yang tersebar di beberapa kabupaten dan kota di Bangka Belitung," kata Merinda. 

BACA JUGA:Kapolda Babel Imbau Pendukung Paslon Pilkada Tak Euforia

Menurut Merinda, bantuan ini merupakan aksi nyata yang ditunjukkan oleh UBB dalam membangun industri cokelat di Bangka Belitung.

Untuk itu, dia berharap dengan adanya bantuan ini, industri cokelat di Bangka Belitung dapat berkembang lebih baik dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat setempat. 

"Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung juga telah mendorong pengembangan industri cokelat melalui pelatihan pengolahan cokelat bagi pelaku UMKM.

Dengan demikian, diharapkan dapat meningkatkan nilai tambah dan daya saing produk cokelat lokal," tutup Merinda. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: