Gawat, Indonesia Ikut Kena Kenaikan Tarif Dagang AS 32 Persen

Gawat, Indonesia Ikut Kena Kenaikan Tarif Dagang AS 32 Persen

Donald Trump --Foto: ist

Menurut seorang pejabat senior Gedung Putih, tarif universal akan mulai berlaku pada Sabtu (5/4), sementara tarif timbal balik -- yang menargetkan sekitar 60 mitra dagang AS -- akan diberlakukan mulai Rabu, 9 April 2025.

Sebelumnya Menteri Keuangan Amerika Serikat Scott Bessent menyarankan negara-negara yang terdampak tarif impor baru sebagaimana diumumkan Presiden Donald Trump, untuk "diam saja" dan tidak membalas guna menghindari eskalasi lebih lanjut.

"Saran saya kepada setiap negara saat ini adalah: jangan membalas. Diam saja. Terima dulu. Lihat bagaimana perkembangannya. Karena jika kalian membalas, maka akan terjadi eskalasi. Jika tidak membalas, ini adalah batas tertingginya," ujar Bessent dalam wawancara dengan Fox News.

Selain itu, Presiden AS Donald Trump memiliki kewenangan untuk menaikkan tarif timbal balik jika negara mitra dagang memutuskan untuk melakukan tindakan balasan.

BACA JUGA:Trump Berencana Relokasi Pengungsi Gaza Palestina ke Indonesia

BACA JUGA:Trump: Ini Kemenangan Luar Biasa

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: antara