Pelajar Harus Bisa Menjadi Duta Pengentas Stunting

Pelajar Harus Bisa Menjadi Duta Pengentas Stunting

Ist/Dokumentasi Diskominfo Babel--

BABELPOS.ID, TANJUNG PANDAN - Dalam rangka Hari Ulang Tahun Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 2 Tanjung Pandan, Penjabat (Pj) Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel) Suganda Pandapotan pimpin upacara peringatan HUT SMA N 2 Tanjung Pandan Kabupaten Belitung, Rabu (31/04/2023). 

"Pesan saya satu, kemanapun kita, yang kita bawa itu adalah pendidikan. Pendidikan ini bisa dibawa kemana-mana, itu modal sosial. 

Bencana boleh terjadi, tetapi tetap punya pendidikan," tegasnya dalam amanat upacara. 

Upacara diikuti oleh Kacabdin Pendidikan Wilayah V Belitung, Kepala SMA N 2 Tanjung Pandan, para guru dan Pj Ketua TP-PKK Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Maya Suganda Pasaribu berjalan hikmat dengan agenda lanjutan penandatanganan Program Inovasi "Web Apps SEKOLAHKU"

Ucapan selamat dan doa juga disampaikan Pj Gubernur Suganda untuk memotivasi para pelajar agar terus belajar dan berkreativitas. 

"Selamat Ulang Tahun SMA Negeri 1 Tanjung Pandan, semoga bisa menjadi sekolah unggul serta menghasilkan kader-kader terbaik bangsa berasal dari Pulau Belitung," ucapnya. 

"Mudah-mudahan bisa mengeluarkan kreativitas, jangan menyerah sebagai pelajar tentunya tugas utama sebagai pelajar adalah belajar. Bisa selalu dalam kondisi senang dalam berkreativitas untuk memajukan Belitung yang kita cintai," lanjutnya memotivasi. 

Dirinya tak lupa untuk mengingatkan kepada para siswa-siswi peserta upacara untuk memahami tentang bagaimana mengentas stunting. Sebagai generasi muda, pelajar bisa menjadi agen perubahan, salah satunya dengan menyadari bahwa kelahiran stunting salah satunya adalah disebabkan oleh ketidaksiapan pasangan muda memiliki buah hati. 

Artinya, menjadi duta perubahan dengan tidak melakukan pernikahan usia muda hingga siap melakukan pernikahan. 

"Kalian juga harus jadi duta pengentas stunting di Belitung ini. Adek-adek harus bisa memotivasi teman-teman di usia dini," tegasnya agar angka kelahiran stunting akibat pernikahan dini tidak terus terjadi. 

Selain itu, jika nanti ada program dari  pemerintah kabupaten dan bupati berupa pemberian vitamin zat besi dan sebagainya, agar proaktif mengkonsumsinya. 

"jangan sampai tidak dimakan ya," tegasnya lagi. 

Usai upacara, selain berfoto bersama para guru dan tamu undangan, Pj Gubernur Suganda dan Istri Maya Suganda Pandapotan Pasaribu sempat mendengankan suara emas dari anak-anak didik SLB Tanjung Pandan, yaitu Dafi Apriyanto dan Gilang. 

Keduanya mendapat apresiasi dari Pj Gubernur dan Istri, diberikan hadiah kepada Dafi sebuah komputer bersuara (ramah tuna netra) dan buku-buku dengan huruf braille yang akan disiapkan melalui Cabdin Pendidikan Wilayah V Belitung. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: