Ada Mayat Laki-Laki Tanpa Identitas Terdampar di Pantai Tanjung Udang

Ada Mayat Laki-Laki Tanpa Identitas Terdampar di Pantai Tanjung Udang

Polisi melakukan evakuasi jenazah yang ditemukan di pantai Tanjung Udang. --Foto Agus

BABELPOS.ID, PANGKALPINANG - Kabar mengejutkan datang dari Desa Tanjung Gunung, Kecamatan Pangkalanbaru, Kabupaten Bangka Tengah. Pada hari Selasa (24/3/2026) sekitar pukul 07.00 WIB, jenazah seorang laki-laki yang identitasnya masih misterius ditemukan terbaring di kawasan Pantai Tanjung Udang. Temuan ini langsung membuat warga sekitar geger.

Kapolresta Pangkalpinang Kombes Pol Max Mariners membenarkan temuan tersebut. Pihaknya telah menindaklanjuti laporan dari masyarakat terkait temuan jenazah tersebut. 

"Kami menerima laporan pertama kali dari saksi yang menemukan korban, kemudian personil Polsek Pangkalanbaru langsung ditempatkan ke lokasi sekitar pukul 07.15 WIB," ujar Kombes Pol Max, Selasa (24/3/2026) siang.

Menurut keterangan saksi pertama, La Rusani (48), seorang buruh harian lepas yang tinggal di Desa Baskara Sakti, Kecamatan Namang, ia menemukan korban saat hendak buang air besar di pantai. 

"Saat itu saya melihat seseorang terbaring tertelungkup, mengenakan kaos panjang warna cream dan hanya celana dalam. Ketika saya mendekati, ternyata sudah tidak bernafas lagi dengan kulit yang berwarna pucat," jelas La Rusani kepada petugas kepolisian.

 BACA JUGA:Warga Sebagin Temukan Sesosok Mayat di Pesisir Pantai, Kondisinya Tinggal Kepala dan Baju

BACA JUGA:Mayat Seorang Pria Ditemukan di Rumahnya di Pangkalpinang, Tidak Ada Tanda Kekerasan

Setelah itu, saksi pertama segera memanggil temannya, Muslim (44), seorang nelayan yang berdomisili di Jalan Binjai, Desa Tanjung Gunung. 

"Saat saya datang ke lokasi, saya periksa dan menemukan bahwa tubuh korban sudah dalam keadaan kaku dengan kondisi kulit yang sama, pucat. Kami tidak mengenal sosoknya dan langsung melaporkan ke pihak berwenang," ujar Muslim.

Kombes Pol Max menjelaskan, berdasarkan hasil pantauan awal di lokasi, tidak ada barang bukti yang ditemukan yang bisa membantu mengidentifikasi korban. 

"Saat ini motif kematian masih dalam penyelidikan. Namun dari kondisi korban dan lokasi penemuan, diduga korban meninggal akibat tenggelam dan kemudian terbawa ombak hingga terdampar di pantai tersebut," jelasnya.

Masyarakat sekitar yang ditemui petugas juga menyatakan tidak mengenali sosok korban. 

"Kami sudah menanyakan ke beberapa warga setempat, namun tidak ada yang tahu siapa korban ini. Ini yang membuat kami perlu melakukan penyelidikan lebih dalam untuk mengungkap identitasnya," tambah Kapolresta.

Saat ini, dikatakan Kapolresta, pihak kepolisian sudah melaksanakan oleh TKP untuk mengumpulkan bukti dan informasi penting termasuk melakukan interogasi mendalam terhadap kedua saksi yang menemukan korban.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait