PLN Babel dan BPS Perkuat Akurasi Data Pelanggan Lewat Ground Check Lapangan

PLN Babel dan BPS Perkuat Akurasi Data Pelanggan Lewat Ground Check Lapangan

GM PLN UIW Babel Ibu Ira savitri (Tengah) dan Kepala BPS Babel Bpk Sugeng Ariyanto (pakai peci) beserta manajemen PLN Babel, BPS Babel dan narasumber berfoto bersama sebelum kegiatan pelatihan dimulai.--

BABELPOS.ID, PANGKALPINANG - Badan Pusat Statistik (BPS) berkolaborasi dengan PT PLN (Persero) melaksanakan kegiatan Ground Check (GC) Data Pelanggan PLN sebagai bagian dari penyempurnaan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). 

Kegiatan ini diawali dengan pelatihan bagi petugas PLN yang akan melakukan pendataan langsung di lapangan.

BACA JUGA:Tiga Warga Rajik Diamankan Satnarkoba Polres Basel, Satu Tersangka Mantan Residivis

Pelatihan di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dibuka oleh General Manager PLN UIW Babel Ira Savitri, dihadiri Kepala BPS Babel Sugeng Ariyanto, Senior Manager Niaga dan Manajemen Pelanggan PLN UIW Babel Eriasmono, Manager PLN UP3 Bangka Muhammad Taufik, serta Manager PLN UP3 Belitung Megantara yang mengikuti secara daring bersama jajaran Kepala BPS kabupaten/kota se-Babel.

BACA JUGA:Polresta dan Jasa Raharja Babel Bagikan Takjil di Simpang 7 Pangkalpinang

Dalam sambutannya, Ira Savitri menyampaikan kegiatan ini merupakan tindak lanjut kerja sama nasional PLN dan BPS untuk melakukan pemadanan serta verifikasi data pelanggan agar lebih akurat dalam mendukung penyempurnaan DTSEN.

Selain membantu BPS memperoleh data sosial ekonomi yang lebih valid, kegiatan ini juga mendukung PLN memastikan program pemerintah, khususnya subsidi listrik bagi masyarakat kurang mampu, dapat tersalurkan tepat sasaran.

Ia juga menekankan pentingnya koordinasi hingga tingkat Unit Layanan Pelanggan (ULP) agar pendataan berjalan optimal.

BACA JUGA:HNSI Gelar Bukber Bersama Forkominda di Sungailiat

Sementara itu, Sugeng Ariyanto menjelaskan bahwa Ground Check dilakukan untuk memastikan kesesuaian data pelanggan dengan kondisi sebenarnya di lapangan.

Verifikasi meliputi identitas pelanggan dengan penghuni rumah, jumlah anggota keluarga yang memanfaatkan listrik, lokasi meteran melalui geotagging, serta dokumentasi kondisi bangunan tempat tinggal.

BACA JUGA:SMSI Babel Gelar Rapat Kerja dan Buka Puasa Bersama, Bahas Arah Organisasi hingga Persiapan Musprov

Peserta pelatihan merupakan Petugas Baca Meter (biller) PLN yang akan melakukan pendataan langsung menggunakan aplikasi Fasih Mobile.

Data yang dikumpulkan antara lain NIK, nomor telepon pelanggan, geotag lokasi rumah, foto bagian depan rumah, status kepemilikan bangunan, serta jumlah anggota keluarga dalam satu rumah.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait