Ombudsman Babel dan PLN UIW Babel Perkuat Komitmen Respons Cepat Pengaduan Listrik Padam Selama Ramadhan
Ombudsman Babel dan PLN UIW Babel Perkuat Komitmen Respons Cepat Pengaduan Listrik Padam Selama Ramadhan --
BABELPOS.ID, PANGKALPINANG — Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Kepulauan Bangka Belitung melakukan koordinasi dengan PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Bangka Belitung (UIW Babel) di Kantor PLN UIW Babel (19/02).
Koordinasi ini dilakukan sebagai langkah preventif untuk memastikan kecukupan cadangan daya, keandalan sistem kelistrikan, serta kesiapan respons pengaduan masyarakat selama bulan Ramadhan dan Idul Fitri 1447 H.
Plt. Kepala Perwakilan Ombudsman RI Kepulauan Bangka Belitung, Kgs Chris Fither, menegaskan bahwa momentum Ramadhan memiliki sensitivitas tinggi terhadap kebutuhan listrik masyarakat, baik untuk aktivitas ibadah maupun kebutuhan rumah tangga.
“Ramadhan merupakan periode dengan intensitas penggunaan listrik yang meningkat.
Karena itu, kami melakukan pengawasan preventif untuk memastikan cadangan daya mencukupi, sistem kelistrikan tetap andal, serta respons terhadap gangguan atau listrik padam dapat dilakukan secara cepat dan terukur,” ujarnya.
BACA JUGA:Miliki 1.498 Butir Ekstasi Dan Water Happy, Pemuda Di Pangkalpinang Diringkus Polda Babel
Koordinasi ini juga mempertimbangkan pengalaman Ramadhan 2023, ketika gangguan pada sistem transmisi Kenten–Tanjung Api-api sempat memengaruhi sistem kelistrikan di Bangka Belitung.
Peristiwa tersebut menjadi catatan penting agar penguatan sistem transmisi dan mitigasi risiko benar-benar menjadi prioritas, termasuk kesiapan skenario kontingensi apabila terjadi gangguan serupa.
BACA JUGA:Bank Berkah Serumpun Mandiri Berbagi Berkah Ramadan, Tebar Sembako untuk Masyarakat
PLN UIW Babel memaparkan bahwa pada Pulau Bangka, daya mampu tercatat sebesar 341,05 MW yang terdiri dari transfer Sumatera sebesar 100 MW dan daya mampu pembangkit sebesar 241,05 MW.
Beban puncak tercatat 225,01 MW dengan cadangan daya sebesar 116,04 MW.
Sementara itu, di Pulau Belitung daya mampu sebesar 95,46 MW dengan beban puncak 62,55 MW dan cadangan daya 32,91 MW.
Dengan komposisi tersebut, PLN memastikan kondisi cadangan daya selama Ramadhan dan Idul Fitri 1447 H berada dalam posisi aman dan memadai.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
