10 Kiat Menjaga Kebugaran Selama Menjalankan Puasa Ramadan
Olahraga ringan untuk menjaga kebugaran--Foto IST
BABELPOS.ID - Pengaturan diet dan latihan fisik perlu dilakukan agar tubuh tetap sehat dan bugar selama menunaikan ibadah puasa pada bulan Ramadan.
Mereka yang rutin berolahraga disarankan untuk menyesuaikan rutinitas latihan dengan fokus untuk menjaga kebugaran selama berpuasa.
Sebagaimana dikutip dalam siaran Men's Fitness pada Kamis (26/2), Kepala Personal Training di Virgin Active, Gok Yesodharan, menyampaikan tips-tips berikut untuk menjaga kesehatan dan kebugaran selama berpuasa tanpa memaksakan diri.
1. Fokus pada menjaga, bukan meningkatkan
Gok mengemukakan bahwa selama berpuasa latihan olahraga lebih ditujukan untuk mempertahankan, bukan meningkatkan kondisi. Aktivitas yang paling cocok adalah latihan beban dengan intensitas rendah hingga sedang dan kardio LISS (Low-Intensity Steady State) seperti jalan cepat. Jalan dan latihan mobilitas bisa jadi pilihan agar tetap aktif tanpa membebani sistem saraf pusat secara berlebihan.
2. Perhatikan waktu latihan
Gok merekomendasikan latihan 90 menit sebelum berbuka puasa. Dengan begitu, tubuh bisa langsung mendapat asupan nutrisi setelah latihan. Selain itu, latihan bisa dilakukan satu sampai dua jam setelah berbuka puasa atau sebelum sahur.
3. Ganti latihan intensitas tinggi dengan latihan intensitas rendah
Gok mengatakan bahwa latihan olahraga dengan intensitas tinggi seperti High-Intensity Interval Training (HIIT) dan latihan plyometrik berat sebaiknya dihindari selama puasa. Menurut dia, jenis latihan ini terlalu membebani sistem saraf pusat dan menyebabkan kehilangan cairan berlebihan melalui keringat.
BACA JUGA:16 Sayuran yang Sebaiknya Tidak Dimakan Mentah
BACA JUGA:Ini Minuman Pagi Terbaik untuk Pengidap Kolesterol
4. Rencanakan berbuka dan sahur dengan baik
Waktu antara berbuka dan sahur adalah zona pemulihan. Saat berbuka, konsumsi lah karbohidrat yang cepat diserap seperti kurma dan banyak air, lalu lanjutkan dengan mengonsumsi sumber protein berkualitas tinggi dan karbohidrat kompleks seperti ayam panggang dan ubi jalar.
Saat sahur, menurut Gok, sebaiknya fokus pada sumber energi yang dilepas perlahan dan lemak sehat. Oatmeal dengan kacang-kacangan, biji-bijian, dan yogurt Yunani sangat baik untuk mendapatkan energi yang bertahan lama.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
