Aktivis Basel Disiram Air Keras Oleh Dua Orang Pengendara Misterius

Aktivis Basel Disiram Air Keras Oleh Dua Orang Pengendara Misterius

Rosidi menjalani perawatan di RSUD Basel. --Foto Ilham

BABELPOS.ID, TOBOALI - Seorang aktivis di Kabupaten Bangka Selatan (Basel), Rosidi menjadi korban penyiraman air keras oleh dua orang tidak dikenal hingga mengalami luka bakar dan perih di sekujur badan. 

Peristiwa terjadi pada Selasa (17/02) malam, saat korban masih berada di dalam mobil Suzuki Ertiga warna merah marun bernomor polisi BN 1047 VC. Saat itu Rosidi yang mengemudikan mobil tidak menutup kaca pintu samping sebelah kanan. 

Akibat kejadian ini, sejumlah bagian tubuh korban mengalami luka melepuh. Luka bakar terlihat pada bagian leher, dagu, perut, paha. 

Usai kejadian korban sempat mengejar pelaku, namun kondisi jalan yang masih ramai, dan keadaannya menahan sakit dan perih efek siraman air keras, membuat pelaku mudah melarikan diri.

Setelah datang ke RSUD Junjung Besaoh korban langsung mendapatkan penanganan medis. Sampai saat ini korban masih menjalani perawatan intensif dan dalam pemantauan tim medis. 

Muhammad Rosidi menduga ia telah dibuntuti sebelum peristiwa itu terjadi. Saat kejadian ia baru dari Warkop 77 dan berencana menuju Warkop Ampera untuk bersantai bersama rekan-rekan sesama aktivis.

“Saya menduga terduga pelaku telah membuntuti sejak saya masih duduk di Warkop 77. Rencananya saya mau santai bersama teman-teman aktivis di Warkop Ampera," terangnya, Rabu (18/02).  

BACA JUGA:200 Ton Zircon & Monazite Menguak Banyak Nama, dari Oknum Wartawan, Abong, Pengusaha Perumahan Hingga Jatim

BACA JUGA:Antrian BBM di SPBU Pangkalan Baru Mengeluarkan Kobaran Api, 2 Mobil Terbakar

Dua terduga pelaku datang menggunakan sepeda motor jenis matic. Pelaku langsung menyiramkan cairan yang diduga air keras ke arah tubuh korban sebelum melarikan diri dari lokasi kejadian. 

Rosidi menegaskan bahwa pihaknya telah melaporkan secara resmi peristiwa yang dialaminya ke Polres Basel agar kasus tersebut dapat diproses sesuai hukum yang berlaku.

"Kasus yang saya alami ini sudah dilaporkan ke Mapolres Basel agar peristiwa ini dapat segera diusut tuntas, saya juga berharap pihak kepolisian bisa membuka beberapa CCTV di lokasi kejadian penyiraman tersebut," tegasnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait identitas maupun motif para pelaku. 

BACA JUGA:Mantan Direktur RSUD di Basel Dikeroyok, Salah Satu Terduga Pelaku Oknum Polisi

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: