BABELPOS.ID - Kadar gula darah biasanya meningkat setelah makan, tetapi pilihan makanan yang dikonsumsi memengaruhi kecepatan kenaikan tersebut.
Dilaporkan Health, Senin (19/10), strategi menu makanan yang membantu menjaga kadar gula darah tetap terkendali, seperti menambahkan protein pada setiap waktu makan.
Mengonsumsi lebih banyak makanan tinggi protein dapat memberikan perubahan besar dalam pengelolaan gula darah.
Ahli gizi yang berbasis di Hong Kong Hennis Tung, MS, RD mengatakan protein berperan penting dalam mengatur insulin dan respons gula darah, serta membantu memperlambat proses pencernaan.
Untuk memperoleh manfaat tersebut, Tung menyarankan agar setiap hidangan mengandung setidaknya satu sumber protein.
“Misalnya, padukan buah dengan kacang-kacangan atau yoghurt Yunani, tambahkan telur pada roti untuk sarapan, atau sertakan ayam, ikan, tahu, maupun kacang-kacangan dalam hidangan berbahan dasar biji-bijian,” kata Tung.
BACA JUGA:Cara Mengurangi Konsumsi Gula agar Tubuh Sehat
BACA JUGA:Tak Hanya Pelepas Dahaga, Ini 6 Manfaat Mengonsumsi Air Kelapa Setiap Hari bagi Kesehatan
Kemudian, pilih karbohidrat berkualitas tinggi. Karbohidrat merupakan makronutrien utama yang meningkatkan kadar gula darah. Namun, jenis karbohidrat yang dikonsumsi turut menentukan dampaknya.
Karbohidrat yang kaya serat dan minim pemrosesan cenderung menghasilkan respons gula darah yang lebih bertahap dibandingkan gula sederhana, seperti gula pasir dan madu, atau karbohidrat olahan, seperti roti putih dan sereal tinggi gula.
“Karbohidrat dicerna lebih lambat ketika mengandung serat atau protein. Hal ini membuat Anda merasa kenyang lebih lama dan membantu mengelola kadar glukosa darah,” kata Toby Smithson, RDN, CDCES, ahli gizi terdaftar sekaligus manajer senior bidang nutrisi dan kebugaran di American Diabetes Association.
Smithson mengatakan karbohidrat berkualitas terdapat dalam sayuran, kacang-kacangan, lentil, buah-buahan, biji-bijian utuh, susu, dan yoghurt.
Meskipun komposisi makanan di piring sudah seimbang, urutan mengonsumsi makanan juga dapat memengaruhi respons gula darah.
“Jika ingin mencoba perubahan perilaku yang sederhana, makanlah sayuran dan protein di piring terlebih dahulu sebelum beralih ke makanan yang kaya karbohidrat,” kata Melissa Jaeger, RD, LD, ahli gizi sekaligus kepala bidang nutrisi di MyFitnessPal.
BACA JUGA:4 Kebiasaan Hidup Sehat yang Perlu Dijalankan Saat Usia Paruh Baya