BABELPOS.ID, MENTOK - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangka Barat, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), bekerja sama dengan Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Belitung memberikan pelatihan keterampilan vokasi kepada 64 pemuda melalui Program Tailor Made Training (TMT).
"Program TMT (pelatihan khusus menyesuaikan permintaan dan kebutuhan spesifik dari dunia usaha, industri atau instansi) ini kita arahkan agar para peserta mendapatkan bekal kemampuan teknis yang dapat digunakan sebagai modal memasuki dunia kerja maupun membuka usaha mandiri," kata Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Bangka Barat Abimanyu, di Mentok, Selasa.
BACA JUGA:PT Timah dan HNSI Berkolaborasi Pasang Alat Penarik Cumi-cumi di Perairan Bangka
Ia menjelaskan, program tersebut diselenggarakan melalui kerja sama Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kabupaten Bangka Barat dengan BPVP Belitung dengan menyediakan pelatihan bagi peserta untuk mengikuti pelatihan sesuai bidang keterampilan yang dipilih, antara lain jasa perawatan AC split, instalasi listrik penerangan sederhana, perbaikan ringan sepeda motor dan pengelasan fabrikasi.
Pelatihan dirancang dengan durasi yang berbeda berdasarkan jenis keahlian, untuk jasa perawatan AC split, instalasi listrik penerangan sederhana, dan pengelasan fabrikasi berlangsung selama 16 hari, sedangkan program mekanik perbaikan ringan sepeda motor menjalani pelatihan selama 12 hari.
Materi pelatihan tidak hanya diarahkan pada peningkatan kemampuan teknis, tetapi juga diharapkan memberikan pengetahuan dan wawasan yang dapat menunjang kesiapan peserta menghadapi kebutuhan dunia kerja.
Melalui pelatihan tersebut, peserta diharapkan memiliki kompetensi yang lebih baik, sehingga mampu memperoleh pekerjaan yang layak setelah menyelesaikan program.
Selain itu, keterampilan yang diperoleh juga dapat menjadi bekal untuk mengembangkan usaha dan menciptakan lapangan kerja secara mandiri.
"Pelaksanaan TMT menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus memperluas peluang kerja bagi masyarakat," katanya lagi.
BACA JUGA:Final Regional AXIS Nation Cup 2026 Southern Sumatra Siapkan Wakil ke Panggung Nasional
Dengan bertambahnya keterampilan dan kompetensi, peserta diharapkan mampu memanfaatkan peluang ekonomi yang tersedia dan secara bertahap ikut menekan angka pengangguran di daerah.
Kepala Bidang Tenaga Kerja Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kabupaten Bangka Barat Amrullah mengatakan peningkatan keterampilan menjadi penting agar masyarakat memiliki pilihan yang lebih luas dalam mendapatkan penghasilan.
"Peserta tidak hanya diarahkan menjadi pencari kerja, tetapi juga didorong memiliki kemampuan untuk menjadi pelaku usaha," katanya pula.
Menurut dia, tujuan akhir dari pelatihan itu bukan hanya mengurangi angka pengangguran, tetapi juga mendorong agar para peserta mampu membuka lapangan kerja sendiri.
"Kami yakin keterampilan yang dikuasai para peserta akan memberikan dampak nyata terhadap kehidupan mereka, melalui program ini juga akan mampu memperkuat kesiapan tenaga kerja lokal agar semakin kompetitif dan produktif dalam menghadapi kebutuhan pasar kerja," kata dia lagi.