Arus Penumpang Jalur Laut Babel Hingga September Naik 8,44 Persen
--
BABELPOS.ID - Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) mencatat peningkatan arus penumpang jalur laut selama Januari hingga September 2026 yang mencapai 409.958 orang, atau mengalami peningkatan sebesar 8,44 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya 378.060.
Ketua Tim Statistik Harga BPS Kepulauan Babel Desiana Arbani di Pangkalpinang, Senin, mengatakan selama Januari hingga September 2026, kedatangan penumpang di seluruh pelabuhan di provinsi tersebut mencapai sebanyak 364.107 orang, atau tercatat naik sebesar 0,96 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya 360.651 orang.
Menurut dia, secara garis besar pada September 2026, aktivitas kedatangan penumpang melalui jalur laut memang lebih besar dibandingkan aktivitas keberangkatan.
Jalur masuk dan keluar paling sibuk adalah Pelabuhan Tanjung Kalian.
BACA JUGA:KONI Basel Siapkan Hotel dan Asrama, Atlet Tak Lagi Menginap di Sekolah
"Mengingat jumlah yang cukup besar, pergerakan aktivitas pada pelabuhan ini memberikan efek cukup signifikan baik pada pergerakan kedatangan maupun keberangkatan jumlah penumpang," katanya.
Meski demikian, ia mengatakan jika dilihat dari jumlah kedatangan penumpang angkutan laut untuk periode September 2026 saja memang terjadi penurunan.
Jumlah kedatangan mencapai sebanyak 35.750 orang atau turun sebesar 9,15 persen dibandingkan bulan sebelumnya yang mencapai 39.350 orang.
BACA JUGA:Polres Bangka Ungkap 9 Kasus Narkotika, Amankan 9 Tersangka dan Sita Sabu 900 Gram Lebih
"Penurunan jumlah kedatangan penumpang terjadi pada seluruh pelabuhan, tertinggi pada Pelabuhan Lainnya sebesar 50,96 persen, disusul Pelabuhan Pangkal Balam sebesar 19,24 persen dan Tanjung Pandan sebesar 18,98 persen," katanya.
Sementara itu, berdasarkan catatan BPS, untuk jumlah penumpang angkutan laut antarpulau yang berangkat dari Kepulauan Babel pada September 2026 mencapai 34.513 orang, atau turun 17,52 persen dibanding bulan sebelumnya yang mencapai 41.846 orang.
"Selama September tahun ini (2026), penurunan jumlah keberangkatan penumpang terjadi hampir di seluruh pelabuhan," kata Desiana.
BACA JUGA:Kapolresta Pangkalpinang Jadi Irup di SMPN 7, Ingatkan Siswa Bahaya Bullying dan Narkoba
Ia mengatakan penurunan jumlah penumpang angkutan laut antarpulau yang berangkat pada September 2026 terbesar terjadi di pelabuhan lainnya sebesar 57,83 persen.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
