Kami siap menjadi bagian dari proses dialog tersebut.
Kritik tetap diperlukan sebagai fungsi kontrol, tetapi kritik juga harus diikuti dengan solusi dan komunikasi yang sehat,” katanya.
BACA JUGA:Aset Tanjungpendam Belitung Clear and Clean, Fondasi Baru Pembangunan Daerah
Menurutnya aksi ini untuk mendorong adanya kepastian hukum serta tata kelola pertambangan yang lebih jelas, adil, transparan dan berkelanjutan.
Kepentingan negara, keberlangsungan PT Timah, kepastian dan perlindungan masyarakat penambang sesuai aturan, serta kelestarian lingkungan dinilai harus berjalan beriringan.
“Posisi Almaster jelas: bukan anti-PT TIMAH dan bukan anti-pertambangan.
Almaster menempatkan diri sebagai pengawas, kontrol sosial sekaligus pihak yang mendukung PT TIMAH melalui kritik dan masukan konstruktif,” ujarnya.
BACA JUGA:BMKG Prakirakan Sejumlah Kota Berpotensi diguyur Hujan Pada Kamis
BACA JUGA:MIND ID dan PT Timah Ajak Jurnalis Babel Gali Cerita di Balik Kekayaan Mineral Indonesia
BACA JUGA:Bobol Tangki Dua Kali, Kurang dari Sebulan Dua Pemuda di Toboali Diciduk TIM URC Resmob Basel