Ikan Gabus Banyak di Babel, Ini 5 Manfaat Bagi Tubuh

Selasa 01-09-2026,08:37 WIB
Reporter : Septi
Editor : Jal

BABELPOS.ID - Ikan gabus (Channa striata) adalah ikan air tawar predator yang dikenal kaya akan nutrisi, khususnya kandungan protein dan albumin yang sangat tinggi. Di Indonesia, ikan ini sering ditemukan di perairan rawa, sungai, hingga sawah, dan telah lama dimanfaatkan dalam pengobatan tradisional maupun menu masakan sehari-hari. 

Sementara di Bangka Belitung ikan ini banyak hidup di kolong bekas tambang dan sungai atau lelap. Anakan Gabus yang disebut delek sering dijual sebagai pakan ikan hias atau piaraan. 

Berikut 5 manfaat mengonsumsi ikan gabus bagi kesehatan:

1  ​Mempercepat Penyembuhan Luka

Kadar protein albumin yang tinggi dalam ikan gabus memegang peran penting dalam pembentukan jaringan sel baru. Hal ini membuat konsumsi ikan gabus sangat dianjurkan bagi pasien pasca-operasi atau penderita luka bakar agar pemulihan jaringan tubuh berlangsung lebih cepat.

2. ​Membantu Pembentukan dan Pertumbuhan Otot

Sebagai sumber protein hewani yang berkualitas tinggi, daging ikan gabus menyediakan asam amino esensial yang dibutuhkan tubuh untuk membangun, memperbaiki, serta mempertahankan massa otot, terutama bagi olahragawan atau masa pertumbuhan anak.

BACA JUGA:Ayo Gerak, Ini 5 Manfaat Jalan Pagi 30 Menit Bagi Tubuh

BACA JUGA:Sarapan Telur dan Kopi, Kolaborasi Kaya Manfaat Buat Tubuh

3. ​Menjaga Keseimbangan Cairan Tubuh

Albumin adalah jenis protein utama dalam darah yang berfungsi menjaga agar cairan tidak bocor keluar dari pembuluh darah. Kecukupan albumin dari ikan gabus membantu mencegah terjadinya penumpukan cairan atau edema pada jaringan tubuh.

4. ​Meningkatkan Sistem Kekebalan Tubuh

Kandungan nutrisi makro dan mikro, termasuk berbagai vitamin dan mineral di dalam ikan gabus, membantu memperkuat fungsi sel-sel imun sehingga tubuh lebih tahan terhadap serangan infeksi dan penyakit.

5. ​Mendukung Kesehatan Pencernaan

Dibandingkan dengan jenis daging merah, tekstur daging ikan gabus cenderung lebih lunak dan memiliki jaringan ikat yang lebih mudah dicerna oleh enzim pencernaan, menjadikannya pilihan lauk yang ramah bagi lambung dan sistem pencernaan.

Kategori :