BACA JUGA:Bahaya! Bangunan Pustu Pangkalpinang Senilai Rp 1 Miliar Dibangun di Bawah Sutet PLTU
Guna mengantisipasi dampak buruk bencana, Gubernur menekankan empat langkah strategis yang wajib dijalankan oleh seluruh personel dan instansi terkait:
1. Peningkatan Deteksi Dini & Patroli Terpadu: Mengoptimalkan pemantauan titik panas (hotspot) serta meningkatkan kehadiran personel di wilayah rawan kebakaran.
2. Kesiapsiagaan Sarana dan Prasarana: Memastikan seluruh peralatan dan sarana penanggulangan bencana dalam kondisi prima dan siap digunakan kapan saja.
BACA JUGA:Pemkab Bangka Barat Gelar Berbagai Kegiatan Semarakkan HUT ke-81 RI
3. Penguatan Komando Terpadu: Mempererat koordinasi dan komunikasi antara Kepolisian, TNI, Pemerintah Daerah, BPBD, Satpol PP, serta seluruh unsur pendukung.
4. Edukasi & Penegakan Hukum Tegas: Mengintensifkan sosialisasi kepada masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar, serta menerapkan penegakan hukum secara tegas dan profesional bagi para pelanggar.
Sejalan dengan arahan Gubernur, Kapolda Kepulauan Bangka Belitung Irjen Pol. Viktor T. Sihombing menegaskan kesiapan jajarannya dalam mengawal pencegahan dan penanganan karhutla di lapangan, khususnya dalam menghadapi musim kemarau.
BACA JUGA:Pemkab Bangka Barat Gelar Berbagai Kegiatan Semarakkan HUT ke-81 RI
"Apel gelar pasukan ini merupakan bagian dari persiapan kita menghadapi musim kemarau.
Jika nantinya terdeteksi adanya titik api, inilah seluruh personel gabungan yang akan turun langsung melakukan penanganan di lapangan.
Kami mengimbau secara tegas kepada seluruh masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara dibakar serta tidak membakar sampah secara sembarangan yang dapat memicu kebakaran meluas," ujar Kapolda Babel Irjen Pol. Viktor T. Sihombing.
Pada kesempatan tersebut, Gubernur Hidayat Arsani juga secara resmi memperkenalkan sistem pelaporan bencana digital terbaru, yaitu situs web Babel Siaga.
Platform ini dirancang untuk memudahkan masyarakat menyampaikan laporan bencana secara cepat dan real-time kepada pihak berwenang, sehingga penanganan di lapangan dapat dilakukan secara akurat dan terkoordinasi.
BACA JUGA:Pemkab Bangka Barat Gelar Berbagai Kegiatan Semarakkan HUT ke-81 RI
Inovasi layanan publik berbasis teknologi ini sejalan dengan misi Pemprov Babel dalam memperkuat sistem pemerintahan yang responsif, andal, dan terpercaya.